News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mahasiswa di Pedalaman Nagan Raya Naik ke Gunung Agar Mendapatkan SInyal, Belajar di Badan Jalan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mahasiswa Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, kuliah online di kawasan Gunung Singgah Mata, Selasa (7/4/2020). Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Naik Gunung untuk Cari Sinyal, Perjuangan Mahasiswa Pedalaman Kuliah Online , https://aceh.tribunnews.com/2020/04/08/naik-gunung-untuk-cari-sinyal-perjuangan-mahasiswa-pedalaman-kuliah-online. Editor: bakri

TRIBUNNEWS.COM, ACEH -  Penutupan kampus di Aceh sebagai antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) sudah memasuki pekan keempat.

Pelaksanaan kuliah bagi mahasiswa di semua kampus yang biasanya dengan tatap muka, terpaksa dialihkan ke perkuliahan dalam jaringan (online).

Bagi mahasiswa dari pedalaman, kuliah online bukanlah perkara gampang, karena mereka harus berjuang naik gunung untuk mencari sinyal internet.

Sebagaimana yang dirasakan mahasiswa Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, yang belum tersentuh jaringan internet.

Untuk mendapat sinyal internet sebagai syarat kuliah online, mereka harus menaiki Gunung Singgah Mata yang terjal.

Mereka harus menempuh perjalanan satu jam lebih menggunakan roda dua dan bila  kondisi hujan, mereka kesulitan mencapai gunung karena kondisi berkabut.

Untuk diketahui, Beutong Ateuh Banggalang merupakan sebuah kecamatan di Nagan Raya yang sejauh ini baru terjangkau jaringan telepon Telkomsel.

Sementara sinyal internet belum tersedia di sana sejak Indonesia merdeka.

Baca: Ternyata Karena Ini Kaesang Pangarep Pilih Kuliah di Singapura : Biar Orang Gak Tahu

Baca: Hari Ini Pengumuman SNMPTN 2020, Berikut Rincian 20 PTN Paling Banyak Pendaftar

Kondisi ini dikeluhkan puluhan mahasiswa Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, yang harus mengikuti kuliah online.

Samsuardi, mahasiswa asal Beutong Ateuh Banggalang kepada Serambi, kemarin mengungkapkan, jumlah mahasiswa asal Beutong Ateuh Banggalang yang kuliah di perguruan tinggi di Banda Aceh, Meulaboh, dan Lhokseumawe, mencapai 30 orang lebih.

"Dengan kondisi saat ini, kami hampir setiap hari naik gunung yang terjal dan membahayakan nyawa untuk mendapatkan sinyal internet," kata Samsuardi, yang kuliah di Meulaboh.

Menurutnya, kondisi yang paling berat dihadapi yakni ketika hujan melanda.

Mereka harus belajar di badan jalan.

"Semoga pihak kampus dan pemerintah membuatkan tempat yang layak bagi kami yang kuliah online di gunung," harapnya.

Untuk jangka panjang, Samsuardi meminta agar jaringan tower internet dapat dibangun di daerahnya, sehingga mereka tidak lagi terisolir.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini