Yanto bersama lima kawannya sesama mahasiswa asal Maluku pun mengiyakan. Meskipun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirasa sudah sangat mepet, terlebih di kampung halaman, orangtua Yanto hanya berprofesi sebagai petani cengkeh dan pala.
“Terima kasih bapak gubernur. Ya mungkin yang kami perlukan agak banyak adalah beras. Maklum pak, ini kawan-kawan dari Indonesia timur kan makannya banyak,” celetuk Yanto yang membuat Ganjar tertawa.
Baca tanpa iklan