News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pantau Lokasi Rawan Bencana Gunung Merapi Secara Real Time dengan Cara Ini

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Badan Nasional Penanggulangan Bencana memanfaatkan platform Google Maps untuk menginformasikan kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Merapi yang berada di berbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di samping itu, masyarakat dapat mengetahui posisi beberapa tempat, seperti pos pengamatan gunung api, pos pengungsian, fasilitas kesehatan, dan sekolah yang berada di dalam zona bahaya.

Baca juga: Terdengar Beberapa Kali Suara Guguran dari Gunung Merapi Hari Ini

Aplikasi ini diharapkan akan membantu masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di KRB Gunung Merapi untuk dapat mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Aplikasi tersebut dapat diakses secara mudah menggunakan ponsel berbasis Android dan iOS.

Hanya dengan mengklik tautan, akan menampilkan peta dalam mode hybrid dan satelit serta keberadaan atau posisi saat berada di KRB beserta informasi mengenai risikonya.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB sendiripun akan terus memperbaharui informasi mengenai zona berbahaya yang direkomendasikan oleh Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementerian ESDM.

Baca juga: PMI Terjunkan Dua Unit Hagglund ke Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Merapi

Untuk itu, masyarakat dapat mengikuti langkah-langkah berikut :

1. Buka ponsel.

2. Ketik bit.ly/CekPosisiMerapi

3. Link tersebut akan menyambungkan dengan peta KRB yang telah terhubung Google Maps.

4. Klik, buka untuk menyimpan otomatis tautan pada peta.

5. Perhatikan lokasi Anda. Pastikan berada di luar zona SIAGA.

12 Desa Masuk dalam Zona Bahaya

Kondisi salah satu tempat pengungsian bari warga kelompok rentan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2020) (BPBD Kabupaten Magelang)

Berdasarkan data-data aktivitas vulkanik selama ini, BPPTKG menetapkan pemetaan sektoral terkait prakiraan daerah bahaya meliputi 12 desa yang tersebar di DIY dan Provinsi Jawa Tengah.

Wilayah administrasi desa yang masuk di dalam prakiraan daerah bahaya di DIY yaitu Glagaharjo, Kepuharjo dan Umbulharjo yang berada di Kecamatan Cangkringan, Sleman.

Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah, tiga kabupaten teridentifikasi memiliki wilayah-wilayah desa yang masuk dalam prakiraan daerah bahaya, yaitu Magelang, Boyolali, dan Klaten.

Berikut ini wilayah di tingkat desa dan kecamatan yang masuk dalam tiga kabupaten tersebut, Ngargomulyo, Krinjing dan Paten di Dukun, Magelang.

Tlogolele, Klakah, dan Jrakah di Selo, Boyolali.

Serta Tegal Mulyo, Sidorejo, dan Balerante di Kemalang, Klaten.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini