News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sopir Bus Diturunkan Paksa di Tengah Jalan, Langsung Dikeroyok Warga dan Pengendara Lain

Editor: Ifa Nabila
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan layar video yang menampilkan driver bus Dali Mas yang dikejar massa usai ngeblong atau melawan arus di jalan Lamongan, Jawa Timur.(FACEBOOK)

TRIBUNNEWS.COM - Seorang sopir bus diturunkan paksa di tengah jalan, daerah Lamongan, Jawa Timur.

Warga dan pengendara lain pun langsung mengeroyok dan mengejarnya.

Pasanya, sopir itu dianggap ugal-ugalan dan tak mau menaati aturan.

Padahal saat itu kondisi jalan tengah macet parah hingga menyebabkan warga dan pengguna jalan lainnya merasa emosi.

Baca juga: VIRAL Rombongan Wanita Berjoget TikTok di Acara Pernikahan Teman, Begini Cerita Keseruannya

Menyerobot ke jalur berlawanan saat macet

Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, insiden itu bermula saat jalan macet akibat pengerjaan proyek Jembatan Widang di perbatasan Babat-Lamongan dan Tuban.

Kemudian, kata Harun, sebuah bus tiba-tiba mencoba menyerobot masuk ke jalur berlawanan.

Padahal, kondisi jalan ketika itu sedang macet parah.

Geram dengan aksi sopir tersebut, pengendara lain dan warga menunggu bus berhenti.

Mereka lalu memukuli sopir tersebut. Sopir bus pun berupaya melarikan diri namun tetap dikejar oleh warga yang marah.

Baca juga: Di Atas Perahu, Wanita Menangis Histeris Peluk Keluarga yang Tewas akibat Banjir di Deli Serdang

Beri pesan untuk polisi lalu lintas

Harun mengatakan kasus tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajarannya, terutama polisi yang bertugas di satuan lalu lintas.

Meski akhirnya kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan namun ia meminta polisi tetap sigap jika ada persoalan di jalan raya.

Sebab, penyelesaian masalah dengan main hakim sendiri tidak dibenarkan.

"Kepada jajaran Satlantas sudah saya perintahkan, manakala ada kemacetan langsung melakukan pengamanan. Kalau ada yang masih menyerobot harus dilakukan tindakan tegas, penilangan dan tindakan tegas lainnya, karena menyerobot seperti itu sangat membahayakan sekali," kata Harun.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini