News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gubernur Sulut Sambut Baik Investasi Minuman Beralkohol

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Sulut Olly Dondokambey peringati hari Pancasila. (Foto dokumentasi/diambil sebelum pandemi Covid-19).

Pertama, industri minuman keras mengandung alkohol. Kedua, minuman keras mengandung alkohol berbahan anggur.

Adapun ketentuan untuk berinvestasi di bisnis tersebut adalah penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal.

Diketahui, industri Minol sebenarnya sudah ada di Indonesia sejak dulu (sejak 1931) bahkan sudah melakukan ekspor ke berbagai negara tujuan ekspor.

Investasi untuk industri Minol diberikan, namun sangat dibatasi (hanya boleh di 4 Provinsi, dengan syarat dan tujuan tertentu), dan dibatasi peredarannya di Provinsi tersebut, untuk ekspor atau untuk mendukung pariwisata.

Investasi secara terbatas tersebut diberikan agar kegiatan yang sudah ada dan berbasis budaya/ kearifan lokal tersebut menjadi legal, sehingga lebih menguatkan pengawasan dan kontrol atas produksi dan distribusinya.

Atas distribusi, penjualan dan konsumsi Minol dilakukan pengaturan yang sangat ketat, dengan tujuan agar Pemerintah bisa melakukan pengawasan dan kontrol terhadap peredaran dan konsumsi Minol di masyarakat.

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Gubernur Olly Dondokambey Sambut Investasi Minuman Beralkohol di Sulut, Ada Merek Wulan Waraney

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini