"Mulai 1 hingga 6 Maret 2021, di Desa Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti, kita sudah melakukan 929 kegiatan pemadaman dari tim yang diterjunkan yakni POLRI, TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat peduli api dan lainnya, hal itu untuk mengepung api agar cepat padam" terang Agung Setya.
Menilik dari data Badan Restorasi Gambut menunjukan tinggi air gambut di wilayah kebakaran dalam status rawan, sehingga kesulitan besar adalah mendapatkan air untuk pemadaman.
Pembuatan embung dan penambahan mesin pompa beserta slang air terus dilakukan.
"Doakan hari ini kami bisa padamkanā, harap Agung.
Baca tanpa iklan