News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gara-gara Mengompol dan Menangis, Bocah 3 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tewas

Penulis: Miftah Salis
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi -Gara-gara nangis ingin buang air kecil, seorang bocah 3 tahun dipukul sang ayah hingga tewas.

TRIBUNNEWS.COM - Gara-gara nangis ingin buang air kecil, seorang bocah 3 tahun dipukul sang ayah.

Korban bahkan sampai tewas akibat penganiayaan tersebut.

Saat kejadian, korban sempat terbentur dinding.

Aksi penganiayaan dilakukan oleh seorang ayah berinisial IS (25).

Warga Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang tersebut tega menganiaya anaknya, CA, yang masih berusia 3 tahun.

Peristiwa terjadi pada Jumat (23/7/2021) pukul 16.00 WIB di rumah kontrakan pelaku.

Mengutip Tribun Padang, sekira pukul 15.30 IS terbangun dari tidur lantaran sang anak menangis.

Pelaku lalu bertanya penyebab korban menangis.

Ternyata korban mengompol.

Pelaku kemudian memarahi korban dan memukulnya.

"Lalu pelaku insial IS memarahinya dan memukul anak tersebut pada bagian punggung sebanyak 3 kali," kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto Pratama Marasin.

Baca juga: Kondisi Terkini Pasien Covid-19 yang Dianiaya Warga, Dirawat di RS dan Mendapat Penanganan Khusus

Baca juga: Pasutri Korban Aniaya Oknum Satpol PP di Gowa Kini Dilaporkan ke Polisi, Dianggap Sebar Kebohongan

Baca juga: Ibu di Indramayu Peluk Jasad Anaknya Selama Tiga Hari, Akhirnya Meninggal Dunia saat Isoman

Pukulan pelaku ternyata membuat korban terbentur hingga tak sadarkan diri.

Mengutip Kompas.com, kakak ipar IS berinisial Y yang mendengar peristiwa tersebut lalu mendatangi korban.

Y lalu terkejut mendapati keponakannya tak sadarkan diri dengan luka di tubuhnya.

Y lalu membawa korban keluar dan pergi ke rumah sakit dibantu tetangga.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini