News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilik Toko Emas yang Tewas Dirampok Dikenal Tertutup, Pernah Dilaporkan Gara-gara Hewan Peliharaan

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas Inafis Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadiam perkara perampokan di Toko Mas Gaya Baru, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Senin (20/9/2021).

Setelah itu, T langsung kembali masuk ke rumah dan mengunci pintu gulungnya.

"Sepengetahuan saya, dia cuma sendiri, pegawai juga enggak ada. Di dalam rumhanya juga cuma ada anjing sama kucing yang dia pelihara," ungkap Agus.

Baca juga: Perampokan Toko Emas di Bandung, Emas Bentuk Naga Gagal Dibawa Kabur, Satu Orang Tewas

Pernah dilaporkan warga karena hewan peliharaan

Dikutip dari Tribun Jabar, pemilik toko emas Gaya Baru itu ternyata pernah dilaporkan warga ke aparat pemerintah kewilayahan karena menganggu kenyamanan orang lain.

Hal itu karena T tidak memelihara dan merawat hewan peliharaannya dengan baik.

"Dia pernah dilaporkan ke petugas kewilayahan karena hewan peliharaan, mohon maaaf berak sembarangan."

"Bahkan di lantai dan etalase tempat jualan dia juga banyak (kotoran)," ucap Agus.

Aduan itu, kata Agus, merupakan puncak dari kekesalan warga sekitar yang merasa terganggu dengan sikap cuek T.

Padahal, T sudah sering diberi peringatan oleh warga dan pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar toko tersebut.

"Itu pintu kalau dibuka, baunya (kotoran) aduh menganggu sekali, makanya mau itu orang yang cuma lewat atau pembeli di toko ini selalu tutup hidung dan mulutnya, soalnya menyengat sekali," paparnya.

Suasana petugas masih melakukan olah TKP kasus perampokan toko emas (Muhamad Nandri Prilatama/Tribun Jabar)

Kronologi kejadian

Diberitakan Tribun Jabar sebelumnya, perampokan itu bermula saat tiga pelaku datang untuk memasang CCTV, Minggu (19/9/2021).

Awalnya, para pelaku tidak berniat untuk merampok.

Namun, karena dimarahi oleh korban, para pelaku kemudian berubah pikiran dengan menyusun rencana jahat.

Hal itu disampaikan Kapolsek Sumur Bandung, Kompol Septa Firmansyah.

Baca juga: Kronologi Bocah SD Tewas Ditikam Kakak Kandung di Bandar Lampung, Diduga Pelaku Depresi

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini