News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengakuan Ketua RW Temukan Sarah usai Disiram Air Keras oleh Suami, Beberkan Sosok Pelaku dan Korban

Penulis: Nuryanti
Editor: Miftah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto AL, pelaku penyiraman air keras pada istrinya hingga tewas dan rumah yang menjadi lokasi penyiraman air keras di Cianjur, Jawa Barat.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang Warga Negara Asing (WNA) yang menyiram istri dengan air keras telah ditangkap.

Pria berinisial AL (29) itu ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak kabur ke negara asalnya.

Adapun korban yakni Sarah Sesa (21) meninggal dunia setelah disiram air keras oleh suaminya, Sabtu (20/11/2021).

Peristiwa itu terjadi di Kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, AL telah dibawa ke Polres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan.

"Kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku dan berhasil ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta oleh personel gabungan Polres Cianjur dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta," kata Kapolres, Senin (22/11/2021), dikutip dari TribunJabar.id.

Ia mengatakan, pelaku diduga melakukan penyiraman air keras karena cemburu.

Namun, petugas masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman dengan meminta keterangan dari pelaku.

Baca juga: Pengantin Baru di Cianjur Tewas Setelah Disiram Air Keras oleh Suami, Kronologi hingga Motif Pelaku

Dengar Suara Minta Tolong

Ketua RW 07, Endang Sulaeman (57) mengaku, dua kali anaknya membangunkan karena sangat jelas terdengar rintihan minta tolong dari Sarah.

"Anak saya membangunkan saya katanya ada suara perempuan minta tolong, suara pertama terdengar sayup," ujarnya di rumahnya, seperti diberitakan TribunJabar.id, Senin (22/11/2021).

Endang lalu mendengar tetangganya ada yang menghampiri rumahnya.

Tidak berselang lama, suara tetangganya yang terdengar panik mengabarkan bahwa Sarah disiksa suaminya.

"Saya bergegas menghampiri rumah Sarah, di sana Sarah sudah berada di teras dengan kondisi yang mengenaskan," kata dia.

Tiba di teras rumah, Endang mendengar suara parau Sarah yang makin melemah.

Kepadanya, Sarah berujar bahwa ia telah dianiaya oleh suaminya.

"Saat itu saya mendengar Sarah menjelaskan bahwa ia baru saja dianiaya suaminya, kepalanya dibenturkan, mulutnya dilakban, dan tangannya diikat," jelasnya.

Baca juga: Nasib Pilu Wanita Muda Meninggal Dunia Disiram Air Keras oleh Suami, Sosok Korban Dikenal Ramah

Ketua RW Langsung Lapor Polisi

Setelah itu, ia mendengar bahwa Sarah telah disiram air keras.

"Pertama datang pun saya langsung menutup tubuhnya dengan kain karena ia seperti kedinginan."

"Setelah mendapat keterangan ia disiram air keras saya langsung berinisiatif mendatangi polisi dan menelepon ambulans desa," terang Sulaeman.

Setengah berlari, Ketua RW ini lalu mengambil motor menuju kantor Polsek Cianjur.

Lima belas menit kemudian ambulans datang dan membawa Sarah ke rumah sakit.

Lalu, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB, dirinya mendapat kabar bahwa Sarah meninggal dunia saat akan dirujuk.

Sosok Pelaku

Endang Sulaeman mengaku baru mengenal AL yang menikahi Sarah tersebut.

Dari penuturan sang ibu kepada ketua RW, AL adalah warga Arab yang dulu pernah tinggal bertetangga dengan ibu Sarah saat bekerja menjadi TKW di Saudi Arabia.

"Kalau ke sini gayanya selalu pakai sweater yang menutup kepala, pakai kacamata hitam, gayanya selalu begitu," kata ketua RW.

Baca juga: FAKTA Wanita di Cianjur Tewas setelah Disiram Air Keras oleh Suami, Pelaku Ditangkap di Bandara

Sosok Sarah

Sementara itu, kata Sulaeman, Sarah adalah warga yang ramah, dikenal berparas cantik, dan baik di lingkungan warga.

Setelah dua bulan menikah siri dengan AL, warga tak pernah mendengar percekcokan hingga hari kejadian kemarin yang menggemparkan warga sekampung.

Dari penuturan keluarga, Sarah sudah diminta tinggal di Saudi Arabia oleh keluarga ayahnya di sana, namun Sarah menolak dan memilih tinggal bersama ibunya di Cianjur.

"Orangnya dikenal warga sini baik Neng Sarah mah, sudah cantik juga saleha, pokoknya tak ada yang menduga akan berakhir seperti ini," kata Sulaeman saat ditemui TribunJabar.id di kediamannya, Minggu (21/11/2021).

(Tribunnews.com/Nuryanti, TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin)

Berita lain terkait air keras

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini