News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liputan Khusus

Petaka Pagi Buta, Remaja Dibacok Klitih di Jalan Kaliurang

Editor: cecep burdansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Celurit yang digunakan oleh pelaku klitih untuk menyerang korbannya.

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Aksi kejahatan jalanan tanpa motif jelas atau sering disebut klitih masih menghantui DIY. Kejahatan yang kerap dilakukan oleh sekelompok remaja saat malam hari ini, masih sering terjadi.

Terbaru, peristiwa di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 9, Sleman. Tepatnya, di wilayah Kalurahan Sinduharjo, Ngaglik, pada Senin (27/12) dini hari.

Seorang remaja berinisial D (16) warga Caturtunggal, Depok, Sleman, menjadi korban pembacokan dan pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal. Akibatnya, D mengalami luka bacok di punggung dan di telapak tangan.

Saksi kejadian, Ghufron Faris Akhdani menceritakan, pembacokan dan pengeroyokan tersebut berlangsung cepat, sekitar pukul 01.20 WIB.

Saat itu, pria yang merupakan pengemudi ojol sedang mencari orderan di malam hari.
Tepat di depan sebuah rumah makan di wilayah Sinduharjo, Jalan Kaliurang km 9, ia melihat sebuah motor ambruk.

"Terus tak lihat, kok dari selatan ada sekitar 10 orang, ada 2 yang bawa celurit atau pedang, ngacung-ngacungke," jelas dia, Senin (27/12).

Dari arah berlawanan (utara), Ghufron juga melihat ada dua orang yang berlari berusaha menghalau rombongan tersebut. Satu orang membawa sabuk panjang sementara satu lainnya tangan kosong.

Menurut dia, dua kelompok tersebut sempat bentrok. Ada yang melempar batu. Saat itu, dia belum mengetahui apa yang terjadi. Belakangan, ia mengetahui ternyata ada korban yang terluka kena bacok.

"Korban kebacok di bagian tangan kanan. Tapi di bagian wajah juga banyak darah," tuturnya.

Baca juga: Klitih Makin Brutal, Warga Yogya Minta Polisi Menindak Tegas

Tak berselang lama, petugas kepolisian datang mengamankan lokasi. Ghufron yang merupakan saksi dalam kejadian tersebut, bersama dua teman korban, lalu melapor ke Mapolsek Ngaglik.

Sementara, korban yang terkena bacokan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Penyelidikan

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, AKP Budi Karyanto membenarkan, korban sudah membuat laporan. Pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan.

Diceritakan, kronologi kejadian bermula ketika Korban, D (16) bersama lima orang temannya makan di Jalan Kaliurang Km 12.

Selesai makan, rombongan korban pulang mengendarai dua sepeda motor, namun di jalan bertemu dengan rombongan pelaku yang berjumlah sekitar 20 motor. Dari jumlah tersebut, sekitar 3-5 orang menganiaya korban.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini