News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Merasa Diplototin, 5 Remaja di Bantul Keroyok 2 Pemuda

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Lima remaja di Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena menganiaya dan mengeroyok BR (19) dan KVS (19).

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN-  Lima remaja di Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena menganiaya dan mengeroyok BR (19) dan KVS (19).

Kelima pelaku tersebut adalah FS, TW, AVM, FRB, dan RA, semuanya warga Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Semuanya masih berusia 17 tahun itu.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, AKP Dwi Noor Cahyanto menceritakan, kronologi kejadian bermula pada Jumat (21/1/2022) sekira pukul 22.30 WIB.

Saat itu, korban berboncengan mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Jambon menuju Jalan Magelang.

Baca juga: Tersangka Provokasi dan Pengeroyokan Lansia di Cakung Bertambah Menjadi 4 orang

Sesampainya di jalan Magelang belok kiri ke arah Jombor, sepeda motor korban hendak bertabrakan dengan sepeda motor rombongan pelaku.

Keduanya lalu saling bertatapan.

"Keduanya kontak mata. Nah, kelompok pelaku ada yang merasa diplototin oleh korban," kata Kapolsek di Mapolsek Mlati, Senin (24/1/2022).

Saling tatap itu menjadi awal mula penganiayaan.

Baca juga: Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Lansia di Cakung, Polisi Telah Periksa 14 Saksi

Setelah hampir bertabrakan itu, korban melanjutkan perjalanan menuju jalan Magelang arah Jombor.

Sesampainya di batas kota Yogyakarta, korban tiba-tiba di lempar helm oleh pelaku.

Korban menghentikan laju sepeda motor dan mengambil helm tersebut.

Sementara kelompok pelaku tetap melaju ke Utara.

Korban saat itu juga tetap melanjutkan perjalanan ke utara dan masih beranggapan tidak ada apa-apa.

Namun, sesampainya di Jalan Magelang km 14.5, tepatnya di Sinduadi, sebelah utara Simpang empat traffic light selokan Mataram, korban yang hendak melintas sudah diadang rombongan pelaku.

"Korban dipukul menggunakan tongkat alumunium dan disabet menggunakan ikat pinggang," jelasnya.

Baca juga: Polisi Pastikan Pengeroyokan yang Tewaskan Pratu Sahdi Bukan Bentrok Antarkelompok

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini