Kemudian, pihaknya juga menyayangkan, aksi Wali Kota Malang, Sutiaji yang tidak mau datang ketika diajak melakukan audiensi soal toleransi dan radikalisme.
"Termasuk pencopotan banner itu, itu bukti ketidakdewasaan dan kebijaksanaan Wali Kota Malang. Seharusnya ketika ada suara itu, kami diajak ngobrol," tandasnya. (Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Ormas Malang Bersatu Kembali Pasang Banner soal Halal dan Toleransi di Gedung DPRD
Baca tanpa iklan