News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kronologi Pemuda di Jember Bunuh Pacar yang Masih Pelajar, Korban Hamil 2 Bulan

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pembunuhan - Pemuda di Jember tega bunuh pacarnya yang masih pelajar, korban ternyata hamil 2 bulan. Berikut kronologinya

TRIBUNNEWS.COM - Nasib tragis menimpa seorang remaja putri berinisial AR di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Ia ditemukan tewas di tempat pembuangan sampah dekat area sawah di Desa Jatisari, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Belakangan diketahui, korban dibunuh oleh kekasihnya, RAT (22), warga Kecamatan Gunukmas, Kabupaten Jember.

Ironisnya, korban yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA itu dibunuh dalam kondisi hamil dua bulan.

Anak yang dikandung korban merupakan hasil hubungan terlarangnya dengan pelaku.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Fakta Anak Bunuh Ibu Kandung di Kudus, Bernasib Apes saat Kabur hingga Pengakuan Pelaku

"Jadi antara korban dengan tersangka memiliki hubungan asmara, korban sedang hamil dua bulan," ujarnya.

Korban yang mengetahui tengah berbadan dua meminta pertanggungjawaban dari pelaku.

Namun, pelaku tak mau dan justru menghabisi nyawa korban.

Pembunuhan itu dilakukan oleh pelaku seolah-olah AR korban begal, yakni dengan mengambil sepeda motor korban.

"Membuat seolah-olah di TKP bahwa korban mengalami pembegalan," terangnya.

Melansir Surya.co.id, pembunuhan bermula saat pelaku menjemput korban.

Pelaku kemudian membawa korban ke tempat sepi, yakni di area sawah yang menjadi tempat penemuan jasad korban.

Setibanya di tempat tersebut, pelaku langsung melukai leher korban dengan sadis.

"Setelah itu, pelaku melukai perut korban, lalu meninggalkan tubuh korban, tersangka melarikan diri," jelasnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini