News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Protes Kebijakan Parkir Berbayar, Mahasiswa UNPRI Dikeluarkan oleh Pihak Kampus

Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mahasiswa. Sebanyak empat orang mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI) di drop out (DO) karena berorasi menentang pungutan parkir, Kamis (15/6/2023).

"Aturan kartu parkir itu adalah mahasiswa membeli kartu sebesar Rp 50 ribu dan pengisian pulsanya seharga Rp 100 ribu. Rp 100 ribu nya tidak bisa dipakai untuk bulan selanjutnya," kata Ria.

"Dengan kata lain, setiap sebulan mahasiswa wajib mengeluarkan Rp 100 ribu perbulannya, dan ditotalkan mahasiswa wajib mengeluarkan Rp 1,250 juta per tahunnya," sambungnya.

Baca juga: PSI Disebut Jadi Sekolah Politik, Ada yang Cum Laude dan yang Drop Out

Tak cukup sekali melakukan demo, Ria mengatakan para mahasiswa melakukan aksi kedua kalinya pada hari Selasa (20/6/2023).

Selain itu, pada Senin (19/6/2023), mereka mengadu ke DPRD komisi Pendidikan dan beberapa tembusan.

"Dan untuk dihari selasa kami akan mengadakan aksi besar-besaran didepan kampus UNPRI, tuntutannya sama tetapi ini untuk memperjuangkan korban-korban yang mendapatkan DO dan skorsing," tegasnya.

Dalam peristiwa ini, Ria berharap agar pihak kampus dapat menerima seluruh aspirasi dari mahasiswa dan mempertimbangnya.

"Jangan pernah menjadi kampus yang anti kritik, karena banyak mahasiswa yang resah akan hal ini. Buatlah kebijakan yang bijak, dan jangan pernah merugikan mahasiswanya," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mahasiswa UNPRI Di-DO seusai Demo, Tolak Kebijakan Kampus Harus Bayar Parkir Rp 100 Ribu per Bulan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini