Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal.
Hal itu akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
"Hingga pukul 12.50 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan dengan M4,4," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Gempa di Timur Laut Tuban Dirasakan Warga Gresik 2 Kali, Sejumlah Bangunan di Pulau Bawean Rusak
Baca tanpa iklan