News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kisah Emak Pemarah Minta Sedekah, Pemerintah Harus Apa?

Penulis: Suut Amdani
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pengemis perempuan viral di media sosial setelah meminta sedekah dengan cara memaksa di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

TRIBUNNEWS.COM - Aksi emak-emak minta sedekah ke warga viral di media sosial sepekan terakhir.

Perempuan berusia 55 tahun ini viral lantaran sering kali marah-marah jika tidak diberi uang.

Warga sempat beradu mulut dengan perempuan berinisial R ini. Warga merasa, R yang memaksa minta sedekah meresahkan.

Emak R akhirnya diadang warga di Kota Bogor, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, warga mencoba mengusir Emak R dari kampung.

Warga mengenali sosok Emak R dari video viral di berbagai kota, di antaranya Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Sukabumi, dan Cianjur.

Saat tiba di Kota Bogor, emak R diadang warga pada Minggu (28/4/2024). Lalu, emak R mengaku memiliki keluarga dan anak.

R mengaku memiliki rumah di Bandung, tepatnya di Cipatata, Bandung Barat. Ia berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Namun hingga kini, kebenaran pengakuan tersebut belum dapat dipastikan.

Pemerintah Harus Apa?

Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Sosial dan Satpol PP menangani masalah Emak R yang membuat warga resah.

Dinas Sosial Kota Bogor melakukan tindak pengamanan setelah mengetahui keberadaan emak R berada di Kota Bogor dari video yang beredar di media sosial.

Kasatpol PP Kota Bogor memerintahkan tim Satpol PP beserta Dinsos melakukan patroli bersama di ruas jalan buat mengecek keberadaan ibu tersebut.

"Akhirnya Emak R ditemukan di daerah Lawang Gintung," kata Kepala Saksi Operasional Satpol PP Kota Bogor, Surya Darma, kepada jaringan Tribun Network, Minggu (28/4/2024).

Baca juga: Sosok Emak-emak Maksa Minta Sedekah, Mengaku asal Palembang dan sudah 14 Tahun Mengemis

Terpisah, Kepala Dinsos Kota Bogor, Dani Rahadian, mengatakan pihaknya berencana membawa Emak R ke Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi (RSJMM) Kota Bogor untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

“Dinsos berikan layanan sandang, pangan, dan medis dikirim ke RSJMM,” kata Dani, Senin (29/4/2024).

Dani berujar, jika dalam pemeriksaan tidak terdiagnosis adanya gangguan kejiwaan, pihaknya akan memfasilitasi rawat jalan.

Tak hanya itu, ibu tersebut juga akan ditempatkan di rumah singgah untuk sementara waktu, sambil menunggu hasil penelusuran terkait identitas keluarganya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini