Bey menyebut hal itu dikarenakan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di Puskesmas.
"Ini di Kota Bandung itu masih dua hari (Selasa dan Jumat) karena ada keterbatasan SDM. Nanti setelah ada solusi, bisa setiap hari."
"Di kota kabupaten lain, sudah setiap hari. Nanti akan ada jemput bola. Mereka yang tidak memungkinkan ke puskesmas, ke fasyankes, akan pemeriksa datang ke rumah," pungkas Bey.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan