Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Laka Kereta Api Batara Kresna itu terjadi pada hari Minggu sekira pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Grogol, AKP Kurniawan mengatakan setelah pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama dengan jajaran satlantas, kepala desa dan petugas KAI melihat kendaraannya mobil Daihatsu sudah terperosok.
"Mobil Daihatsu Hijet warna merah kondisinya sudah ringsek bagian belakang," kata Kurniawan kepada TribunSolo.com, Minggu (23/2/205).
Sebelum terjadi laka tersebut informasi dari beberapa masyarakat.
Kurang lebih radius 100 meter, sudah ada suara klakson yang berbunyi dari Kereta Api Batara Kresna.
"Tetapi mobil itu sudah mulai mendekati perlintasan, ketika sudah dekat gasnya langsung ditambah. Sehingga mobil pick up itu bisa menyebrang perlintasan."
"Namun, ekor Pick Up warna merah itu tertemper di bagian belakang oleh Kereta Api Batara kresna yang melintas," imbuhnya.
3) 30 Januari 2025
KA Batara Kresna juga sempat mengalami insiden pada 30 Januari 2025.
Saat itu, KA Batara Kresna tengah melakukan uji coba.
Saat melintas di wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, KA Batara Kresna menabrak dan menewaskan tujuh ekor kambing.
Pemilik kambing warga Kedungwinong, Kasrin (65) mengaku tidak mengetahui adanya jadwal uji coba tersebut.
Ia biasanya melepas kambingnya pada pukul 14.00 WIB, setelah memastikan kereta Batara Kresna yang biasa melintas pukul 13.00 WIB telah lewat.
"Saya tidak tahu kalau ada uji coba. Biasanya jam 1 itu kereta Batara Kresna sudah lewat, kemudian jam 2 saya lepas kambing. Biasanya kambing-kambing itu pulang sendiri," ujar Kasrin saat ditemui TribunSolo.com, pada Jumat (31/1/2025).