News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kronologi 51 Warga Karanganyar Keracunan Hidangan Buka Puasa, Dinkes Usut Penyebab

Penulis: Nina Yuniar
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI KERACUNAN MAKANAN - Terungkap kronologi sebanyak 51 warga Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah diduga mengalami keracunan hidangan buka puasa pada Selasa (25/3/2025). Acara bukber itu dihadiri sekitar ratusan orang.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut kronologi 51 warga Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) diduga mengalami keracunan massal. 

Kasus dugaan keracunan massal ini bermula dari kegiatan buka puasa bersama pada Selasa (25/3/2025).

Acara bukber itu bersamaan dengan Aqiqah warga setempat.

Camat Jatiyoso Haryanto mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di RT 02, RW 04 Dusun Swadine, Desa Wukirsawit.

"Keracunan makanan itu terjadi setelah pelaksanaan buka bersama sekaligus Aqiqah warga setempat di Masjid Al Amin," kata Haryanto, Rabu (26/3/2025), dilansir TribunSolo.com.

Haryanto menyebut ada 51 orang yang mengalami keracunan.

Masing-masing korban adalah warga RT 2 dan RT 03, Desa Wukirsawit.

"Sebanyak 39 orang menjalani rawat jalan, 9 orang rawat inap dan 3 orang menjalani homecare," paparnya.

Baca juga: Ratusan Orang di Karanganyar Keracunan Hidangan Buka Bersama, 28 Warga Dirawat

Sebelum mengalami keracunan, para korban mengonsumsi tongseng kambing dan aneka makanan ringan seperti tahu bakso, roti kukus, serta risol.

Pengolahan tongseng, tahu bakso, dan roti kukus dilakukan di rumah pemilik acara.

Sedangkan, pengolahan makanan ringan risol dilakukan di Desa Beruk.

"Para korban yang keracunan dilakukan penanganan medis dengan pemberian obat penanganan pertama, serta sampel makanan diambil dan dicek di Lab Kesehatan," ungkap Haryanto.

"Alhamdulillah, saat ini kondisi warga semakin membaik," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Wukirsawit, Sutarmo mengatakan bahwa ada sekitar 150 orang yang menghadiri acara bukber berujung petaka itu menjadi korban.

Sebanyak 27 orang diantaranya bahkan harus menjalani rawat inap.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini