News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Maut di Purworejo

Tangis Murid dan Pengajar TK dan SD di Purworejo, Doakan Guru Korban Kecelakaan saat Pergi Takziah

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA BERSAMA - Para guru dan siswa menggelar doa bersama di sekolah, TK dan SD Tahfidz Quran As Syafiiyah, Rabu (7/5/2025). Pengajar, murid, hingga komite TK dan SD tersebut, tak kuasa menahan tangis ketika dikabari sejumlah gurunya tewas kecelakaan.

TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan maut di Jalan Provinsi Magelang–Purworejo, tepatnya di wilayah Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu (7/5/2025) meninggalkan banyak duka.

Terlebih dialami oleh para pengurus dan murid di TK dan SD Tahfidz Quran As Syafiiyah, Mendut, Magelang.

Sejumlah guru sekolah meninggal dunia karena tertabrak truk pengangkut pasir.

Doa bersama bersama pun digelar untuk para guru yang terlibat kecelakaan di lingkungan sekolah.

Anggota Komite Sekolah SD Tahfidz Quran As Asyafiiyah, Bhineke Giandika menuturkan, rombongan guru yang alami kecelakaan rencananya hendak takziah ke Purworejo, Jawa Tengah.

Ia pun mengaku kaget setelah mendapatkan kabar bahwa sejumlah guru meninggal dunia karena kecelakaan.

"Kami sebagai orang tua tentu kaget saat mendapatkan informasi, karena memang, rencana kami, InsyaAllah pagi untuk takziah, karena salah satu bapak dari kepala sekolah kami meninggal dunia," ujarnya, dikutip dari TribunJogja.com.

Ia menuturkan, para guru berangkat takziah dibagi beberapa kloter.

"Kami koordinasi sendiri dibagi beberapa kloter, yang bisa pagi berangkat pagi, yang bisa siang ya siang,"

"Dan semalam juga sudah diberitahu oleh ustazah, anak-anak pulang lebih awal," ujarnya.

Awalnya, Bhineke masih berpikiran positif kecelakaan menyebabkan korban luka-luka.

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan di Purworejo Tewaskan 11 Orang, Penyebab hingga Cerita Saksi Mata

"Namun informasi selanjutnya, akan dilaksanakan salat jenazah di sekolah, kami orang tua yang tergabung ke komite sekolah mengabarkan ke orang tua untuk datang ke sekolah," terangnya.

Diketahui, para guru yang meninggal dunia tersebut menaiki angkot untuk takziah di Purworejo.

Namun di tengah perjalanan, ada truk pengangkut pasir yang diduga gagal melakukan pengereman hingga menabrak angkot yang berisikan rombongan guru dari  TK & SD Tahfidz Quran As Syafiiyah.

Diketahui, korban meninggal dalam kecelakaan ini ada 11 orang.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini