News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Perampok Ditembak Mati di Surabaya

Sosok A dan E, Perampok Ditembak Mati Polisi di Jatim, Berasal dari Geng Komplotan Jawa Tengah

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERAMPOK TEWAS DITEMBAK - Jenazah A dan E perampok yang ditembak mati polisi dari jajaran Polda Jatim pada Senin (2/5/2025) malam. Kedua perampok dini diketahui berasal dari 'Geng Komplotan Jawa Tengah'.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut sosok A dan E, perampok yang ditembak mati oleh polisi di wilayah Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, jajaran polisi dari Polda Jatim melakukan pengejaran terhadap komplotan perampok pada Senin (2/5/2025) malam.

Aksi kejar-kejaran berjalan dramatis hingga polisi melakukan tindakan terukur dengan melepaskan tembakan ke arah para pelaku.

Akibat kejadian ini, pelaku berinisial A dan E tewas, sedangkan pelaku R berhasil diamankan. 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengatakan perampok tewas ditembak merupakan bagian dari kelompok yang disebut 'Geng Komplotan Jawa Tengah'.

"Jadi satu kelompok ini kita amankan kelompok wilayah Jawa Tengah. Memang pelaku berdomisili di Magelang."

"Mereka ada tiga kelompok dengan sistem patroli. Ada beberapa kelompok yang lain sudah diamankan di Jawa Barat."

"Untuk yang kelompok satu ini (A,E, dan MR) memang spesialis (beraksi) di wilayah Jawa Timur," urai AKBP Jumhur, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (3/6/2025).

Baca juga: Kronologi 2 Perampok Lintas Provinsi Ditembak Mati di Sidoarjo, Sempat Tabrak Mobil Polisi, 1 Kabur

Diketahui, A, E, dan MR sudah beraksi di sejumlah tempat dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Untuk tempat kejadian di Jawa Timur ada 10 titik.

"Terus dari pengembangan yang tersangka (MR) kita amankan, ada di wilayah paling banyak di Tangerang dan Jawa Barat," imbuh AKBP Jumhur.

Adapun target dari komplotan ini menyasar gudang, distributor, dan toko.

Hasil terbesar yang didapatkan berada di Tulungagung dengan total kerugian mencapai Rp600 juta.

Kapten operasi ditembak mati

AKBP Jumhur dalam kesempatannya juga mengkonfirmasi ada empat pelaku dalam satu mobil yang dikejar malam itu.

Dua di antaranya tewas ditembak oleh petugas.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini