Kondisi ini berbeda dengan 24 Juli 2025 yang hanya berawan tanpa hujan akibat dominasi massa udara kering.
Masyarakat diimbau menggunakan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar pada pagi hingga siang hari.
Warga juga perlu waspada terhadap penurunan visibilitas akibat kabut pasca-hujan ringan di pagi hari.
Bagi yang beraktivitas di luar ruangan, disarankan memakai pakaian berlapis untuk mengantisipasi perubahan suhu yang cukup drastis.
Peningkatan kelembapan di malam hari berpotensi memicu pertumbuhan jamur pada permukaan benda berpori.
Suhu terendah malam hari diprediksi 24°C, lebih hangat dibandingkan 24 Juli 2025 yang mencapai 22°C.
Kondisi ini menandai transisi dari musim kemarau ke awal musim hujan di Kalimantan Tengah.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Palembang Hari Ini Jumat, 25 Juli 2025: Malam Nanti Diprediksi Hujan
BMKG memastikan, tidak ada potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang atau petir pada 25 Juli 2025.
Namun, fluktuasi kelembapan harian berpotensi memicu gangguan kesehatan seperti ISPA bagi kelompok rentan.
Pemantauan intensif dilakukan BMKG Palangkaraya melalui stasiun pengamat cuaca di Jekan Raya.
Data terkini menunjukkan suhu permukaan laut di Selat Makassar memengaruhi pola curah hujan wilayah ini.
Masyarakat dapat mengakses update prakiraan melalui aplikasi InfoBMKG dengan akurasi pemutakhiran setiap 3 jam.
Prakiraan jangka panjang menunjukkan pola serupa akan berlanjut hingga akhir Juli 2025.
Berdasarkan data 30 hari terakhir, Juli 2025 tercatat memiliki frekuensi hujan lebih tinggi dibanding Juni 2025.
Suhu rata-rata bulanan Palangkaraya pada Juli 2025 berkisar 24–34°C dengan kelembapan 60–85%.
Pihak BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca dapat berubah sesuai dinamika atmosfer terkini.
Untuk informasi lebih detail, kunjungi laman resmi bmkg.go.id atau aplikasi InfoBMKG versi terbaru.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan