News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemotor Meninggal Dunia Usai Terperosok ke Selokan di Wates Kulon Progo

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KECELAKAAN - Polisi menunjukkan selokan yang menjadi lokasi terjatuhnya pemotor asal Kapanewon Panjatan di wilayah Padukuhan Klopo Sepuluh, Kapanewon Wates, Kulon Progo, Senin (28/07/2025). Pemotor tersebut meninggal dunia akibat kejadian ini.

TRIBUNNEWS.COM, WATES  – Pagi yang semula berjalan tenang di wilayah Padukuhan Klopo Sepuluh, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulon Progo, DI Yogyakarta mendadak berubah mencekam. 

Seorang pengendara motor ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di dalam selokan, setelah diduga hilang kendali dan terperosok bersama motornya.

Korban adalah HS (41), warga asal Kapanewon Panjatan, Kulon Progo.

Ia mengendarai sepeda motor bebek berpelat AB 3843 CL, melaju dari arah selatan menuju utara saat insiden tragis itu terjadi, Senin pagi (28/7/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat HS melintas di jalan kawasan Klopo Sepuluh.

Tiba-tiba, laju motornya tidak terkendali dan korban diduga tidak mampu menjaga stabilitas kendaraan.

Dalam hitungan detik, HS bersama motornya terjerembab ke dalam selokan di sisi barat jalan.

Baca juga: Jagoan Kampung Tambora Jakbar yang Palak Sopir Travel Ditangkap, Polisi: Dipakai Beli Sabu

“Korban langsung terjatuh ke selokan bersama kendaraan. Saat warga mendekat, HS sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ungkap Sarjoko.

Warga sekitar yang menemukan korban segera menghubungi tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo.

Tak berselang lama, petugas datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan medis awal.

Namun nahas, nyawa HS tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut keterangan awal dari polisi, tidak ditemukan luka luar yang mencolok di tubuh korban.

Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan serangan jantung mendadak saat berkendara.

“Tidak ada luka serius yang terlihat. Dugaan awal mengarah ke gangguan jantung, tetapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” tambah Iptu Sarjoko.

Jenazah HS kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI dan dibawa ke RSUD Wates untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini