News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lembaga Pendidikan Keagamaan di Jawa Timur Dapat Bantuan Sarana dan Prasarana

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN - Proses pengerjaan pembangunan dan renovasi asrama santri Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ Yafi di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga pendidikan keagamaan dan komunitas masyarakat di Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mendapat bantuan sarana maupun prasarana pendidikan, serta fasilitas penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan.

Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni mengatakan, dengan meningkatnya kualitas pendidikan, serta aspek pemberdayaan sosial dan ekonomi, maka ke depan generasi muda mampu memberikan dampak positif yang lebih luas.

Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi unggul yang memperkokoh langkah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar para santri, mendukung kegiatan lembaga keagamaan, serta memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi produktif masyarakat," kata Vita dikutip Kamis (11/9/2025).

Bantuan yang disalurkan meliputi pembangunan dan renovasi asrama santri, serta pagar beton di Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, dan 1 unit mobil pick up untuk operasional kegiatan sosial bagi Jamiyah Muhibbullah Warasulah di Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo.

Sementara di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, SIG menyalurkan bantuan operasional berupa 12 unit sound system, 12 unit mesin genset, 1 unit mesin pemotong rumput, dan 1 unit motor roda tiga untuk menunjang aktivitas komunitas Generasi Muda Bersatu.

Ali Yafi (42), Kepala Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Situbondo, Jawa Timur, menyampaikan, para santri kini sudah memiliki ruangan khusus yang lebih layak dan nyaman untuk aktivitas belajar termasuk mengaji.

"Sebelumnya seluruh aktivitas belajar mengajar termasuk mengaji, masih dilaksanakan di masjid karena belum tersedia ruangan yang mampu mengakomodir aktivitas santri," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini