Ia menduga luka bakar yang dialami R merupakan akibat perbuatannya sendiri.
“Untuk kebakaran yang ia alami itu kayak dari dia sendiri,” ucap Anisa.
Diketahui, R tinggal seorang diri di kos tersebut sejak dua bulan terakhir.
Sebelum kejadian, korban sempat mencurahkan isi hatinya kepada Anisa mengenai masalah yang ia alami dengan pacarnya.
“Sebelum kejadian ini, dia pernah curhat soal bertengkar dengan pacarnya. Pertengkaran itu sering terjadi, karena korban merasa dikekang hingga ribut,” tambah Anisa.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan percobaan mengakhiri hidup tersebut.
Untuk mengantisipasi hal itu, diperlukan peningkatan akses layanan konseling. Pemerintah daerah dan kampus perlu menyediakan layanan konseling gratis dan mudah diakses, terutama bagi anak muda dan mahasiswa.
Literasi tentang stres, depresi, dan cara mengelola emosi harus diajarkan di sekolah dan komunitas. Lingkar sosial yang suportif bisa menjadi benteng pertama dalam mencegah tindakan nekat.
Teman yang peka bisa menyelamatkan nyawa. Diperlukan hotline darurat dan tim respons cepat untuk kasus-kasus percobaan bunuh diri atau gangguan mental akut.
Menghapus stigma terhadap orang yang mencari bantuan psikologis agar mereka tidak merasa malu atau takut untuk bicara.
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Wanita Muda di Padang Diduga Bakar Diri di Kamar Kos Usai Bertengkar dengan Pacar,
Baca tanpa iklan