News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korban Tewas Ambruknya Bangunan Ponpes di Sidoarjo Bertambah 2 Orang

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PONPES AMBRUK - Bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk, Senin (29/9/2025) sore. Inilah kabar terbaru soal ambruknya sebuah bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Korban tewas 3 orang

TRIBUNNEWS.COM - Korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur bertambah dua orang.

Awalnya, korban tewas dilaporkan ada satu orang di RSI Siti Hajar Sidoarjo.

Terbaru ini, korban meninggal bertambah dua orang yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo.

Jadi, total korban meninggal dunia ada tiga orang.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Notopuro Sidoarjo, Atok Irawan mengatakan, di rumah sakitnya, ada 40 pasien yang ditangani terkait ambruknya sebuah bangunan di Ponpes Al Khoziny pada Senin (29/9/2025) sore kemarin.

10 di antaranya harus dirawat inap karena alami luka yang cukup serius.

"Ada 40 pasien yang ditangani di RSUD Notopuro Sidoarjo. Sebagian sudah pulang atau rawat jalan, dan ada 10 yang opname," ujarnya, dikutip dari TribunJatim.com.

Dari 10 pasien yang dirawat inap tersebut, satu orang akhirnya meninggal dunia.

Lalu sebelumnya juga ada salah satu pasien yang sudah meninggal karena terkena reruntuhan bangunan yang ambrol.

Diketahui, puluhan orang terluka dan sejumlah santri terjebak di reruntuhan bangunan.

Ambruknya bangunan tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB, setelah salat Ashar.

Baca juga: Insiden Robohnya Bangunan Pondok Pesantren di Sidoarjo, BNPB: Tim Gabungan Lanjutkan Evakuasi

Warga sekitar menceritakan, ada suara keras seperti gempa saat bangunan tersebut ambruk.

Ponpes Al Khoziny terletak tak jauh dari pusat Sidoarjo atau sekitar 20 Km dengan perjalanan darat sekitar satu jam dari Surabaya.

Wahid, seorang santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Khoziny Sidoarjo menceritakan, bangunan sempat goyang sebelum ambruk.

Saat itu, tengah diadakan salat Ashar di bangunan yang runtuh.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini