News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mushola Ambruk di Sidoarjo

Update Korban Robohnya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 26 Orang Meninggal, 38 Masih Pencarian

Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JENAZAH SANTRI - Jenazah korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny tiba di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan proses identifikasi. Hingga Sabtu (4/10/2025) malam, jumlah korban meninggal sebanyak 26 orang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah korban meninggal robohnya musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, kembali bertambah menjadi 26 orang.

Penambahan korban meninggal setelah lima orang berhasil dievakuasi dengan kondisi tidak bernyawa pada Sabtu (4/10/2025) malam.

“Lokasinya berdekatan dengan tiga korban sebelumnya. Di sektor A3. Total pada hari keenam pencarian ini ada 12 orang korban yang berhasil dievakuasi,” kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dikutip dari Surya.co.id, Minggu (5/10/2025).

Adapun lima korban meninggal dievakuasi pada pukul 22.57 WIB, 22.59 WIB, 23.01 WIB, pukul 23.26 WIB, dan pukul 23.29 WIB. 

Baca juga: Santri Kediri Ikut Ngecor Bangunan Ponpes, Pengasuh Pastikan Libatkan Tenaga Profesional: Pengabdian

Semua korban tersebut, langsung dikirim ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim. 

Tim Sar saat ini masih terus melakukan evakuasi puluhan korban yang belum ditemukan.

“Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” lanjutnya. 

Data menyebut, sejauh ini sudah ada 130 orang berhasil dievakuasi. 

Dari jumlah itu, ada 104 orang selamat, dan 26 orang korban meninggal dunia (1 body part). 

Sementara yang diduga masih berada di bawah reruntuhan dan belum dievakuasi sekitar 38 orang.

Layanan Trauma Healing

Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur telah membuka layanan trauma healing di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya. 

Tercatat, sudah ada tiga keluarga korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny mendapatkan layanan tersebut, pada Sabtu (4/10/2025).

Kepada Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, mengatakan tiga keluarga korban yang mendapat trauma healing tidak menunjukkan kecenderungan gejala psikologis yang serius.

Sehingga, petugas sebatas memberikan terapi konseling motivasi dan penguatan psikologi. Dan, tidak sampai menggunakan terapi obat-obatan, atau sampai dirujuk ke pusat kesehatan kejiwaan. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini