News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

Tangis Dheninda Chaerunnisa Curhat Dibully Satu Indonesia, Ortu Dihina hingga Ancaman Penjarahan

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANGGOTA DPRD VIRAL - (Kiri) Tangkap layar video viral anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa saat temui pendemo di depan Kantor DPRD Gorontalo Utara, pada Senin (13/10/2025) kemarin dan (Kanan) Dheninda saat menceritakan di-bully satu Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM - Tangis anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, pecah saat menceritakan tekanan yang sedang dialaminya.

Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu sebelumnya menjadi viral setelah potongan video saat menghadapi peserta demo di depan Kantor DPRD Gorontalo Utara, pada Senin (13/10/2025) kemarin.

Kala itu, Dheninda terlihat memiringkan bibirnya ke arah para pendemo.

Publik menilai sikapnya tidak pantas karena dianggap mengejek serta tak menghargai massa aksi.

Dheninda mengaku, usai video tersebut tersebar, dirinya dan orang tuanya menjadi bahan bully-an.

Padahal ia sudah memberikan klarifikasi dengan menegaskan tidak bermaksud mengejek pendemo.

"Saya dicibir satu Indonesia. Satu Indonesia bully saya. Semua orang yang (menyerang) udah mengarah di luar konteks, sampai orang tua saya dikata-katain l***e."

"Sampai segitunya pem-bully-an itu di sosial media," urai Dheninda , dikutip dari kanal YouTube Tribun Gorontalo, Jumat (17/10/2025).

Baca juga: Harta Kekayaan Dheninda Chaerunnisa, Ketua Komisi DPRD Gorut Dituduh Ejek Demonstrans, Usia 23 Tahun

Dheninda Chaerunnisa melanjutkan, dirinya juga sempat mendapatkan ancaman.

Ada pihak tak bertanggung jawab menyampaikan pernyataan provokatif mengajak untuk menjarah tempat usaha milik keluarganya.

"Ada pengancaman sampai katanya pada saat di demo itu ada masyarakat mengatakan ke saya. Ada orang yang teriak jarah tokonya. Sampai kayak gitu, dan ketika saya dengar itu, saya sakit (hati)," imbuh dia.

Lebih jauh Dheninda bercerita, keluarganya merupakan pendatang di Gorontalo Utara.

Mulai dari nol mereka merintis bisnis hingga berhasil berkontribusi ke daerah.

Pada akhirnya orang tua Dheninda berhasil membuka puluhan lapangan pekerjaan untuk penduduk lokal.

"Kita sebagai pendatang juga tahu diri gitu. Datang cari nafkah di tempat orang. Bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang-orang di sekitar kita. Kalian enggak tahu usaha orang tua saya. Kalian ada 55 orang karyawan yang cari nafkah dan mengharap hidup di situ," tegasnya dia.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Dheninda Chaerunnisa

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini