News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

TAS Sudah Tewas Masih Dibully: Identitas 6 Pelaku Perundungan yang Minta Maaf, Cuma Disanksi Nilai D

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MAHASISWA UNUD TEWAS - Dalam foto: Tampak depan Gedung Rektorat Universitas Udayana (UNUD). Setelah TAS meninggal dunia akibat terjatuh, terungkap bahwa korban mengalami bullying atau perundungan oleh enam mahasiswa dan mahasiswi di percakapan grup WhatsApp (WA).

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (UNUD) tewas setelah jatuh dari lantai 4 Gedung FISIP pada Rabu (15/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama Timothy Anugerah Saputra (TAS), mahasiswa semester VII FISIP Jurusan Sosiologi.

Setelah terjatuh, TAS sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Prof. dr. I.G.N.G Ngoerah sekitar pukul 10.30 WITA dengan kondisi masih sadar.

Setelah dilaksanakan pemeriksaan dan penanganan, diketahui TAS mengalami pergeseran dan patah pada tulang pinggul kiri dan kanan, tulang lengan bagian atas patah, dan tulang sendi kanan patah.

Namun, TAS mengalami pendarahan pada organ dalam dan kesadaran terus menurun, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.03 WITA.

Setelah TAS meninggal dunia akibat terjatuh, terungkap bahwa korban mengalami bullying atau perundungan oleh enam mahasiswa dan mahasiswi di percakapan grup WhatsApp (WA).

Perundungan tersebut berupa menyamakan foto saat korban jatuh dari Gedung FISIP dengan selebgram Kekeyi, serta chat bernada keji dan nirempati yang mengatakan, “nanggung bgt klok bnuh diri dri lantai 2 yak."

Tangkap layar atau screenshot percakapan bernada bullying ini pun telah beredar di media sosial hingga menuai beragam kecaman dari warganet.

Dikutip dari TribunBali.com, keenam terduga pelaku perundungan terhadap TAS ini pun sudah terungkap identitasnya, yakni:

  1. Leonardo Jonathan Handika Putra, Mahasiswa sekaligus Wakil Ketua BEM Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana angkatan 2022
  2. Maria Victoria Viyata Mayos mahasiswa FISIP angkatan 2023 sekaligus Kepala Departemen Eksternal Himapol FISIP Unud Kabinet Cakra
  3. Muhammad Riyadh Alvitto Satriyaji Pratama selaku mahasiswa FISIP Unud sekaligus Kepala Departemen Kajian, Aksi, Strategis dan Pendidikan Himapol FISIP Unud
  4. Anak Agung Ngurah Nanda Budiadnyana Mahasiswa FISIP 2025 sekaligus Wakil Kepala Departemen Minat dan Bakat Himapol FISIP Unud Kabinet Cakra
  5. Vito Simanungkalit Mahasiswa FISIP Unud 2025 sekaligus Wakil Kepala Departemen Eksternal Himapol FISIP Unud Kabinet Cakra
  6. Putu Ryan Abel Perdana Tirta Mahasiswa FISIP angkatan 2023 sekaligus Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Mahasiswa FISIP Udayana

Keenam mahasiswa terduga perundung mendiang TAS ini pun telah menyatakan permintaan maaf di media sosial.

Baca juga: Proses Hukum Kematian Prada Lucky Masih Berjalan, Pangdam Udayana Jamin Tak Ada yang Ditutup-tutupi

Berikut adalah kutipan pernyataan minta maaf dari keenam mahasiswa tersebut, dilansir TribunBali.com

  • Leonardo Jonathan Handika Putra

"Saya memohon maaf atas polemik yang saat ini sedang ramai diperbincangkan di social media terhadap ketikan dan perilaku saya yang telah menghina kepada almarhum saya tidak membenarkan terhadap perilaku saya saya menyesal atas perilaku yang telah saya lakukan saya memohon maaf sebesar-besarnya terhadap almarhum dan keluarga saya juga turut berduka cita terhadap almarhum dan juga keluarga saya siap atas konsekuensi yang nantinya diberikan kepada saya dan saya juga siap untuk mundur dari jabatan wakil ketua BEM FKP Udayana." 

  • Maria Victoria Viyata Mayos

"Pertama-tama saya mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga dan juga kerabat almarhum TAS. Saya sangat menyesal atas tindakan saya dan ketika saya yang sangat tidak pantas kepada almarhum saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga dan kerabat juga pihak yang kecewa terhadap tindakan saya di sini saya ingin riskan bahwa saya sama sekali tidak kenal dan juga saya tidak terikat dalam perlindungan kepada almarhum semasa hidupnya namun saya menyadari peristiwa ini saya sangat mengaku salah di sini saya siap menerima konsekuensi dan juga sanksi dari pihak kampus. Dengan peristiwa ini merupakan pembelajaran bagi saya untuk bertindak selalu hati-hati dan hijab dalam perkataan juga perbuatan saya bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi."

  • Muhammad Riyadh Alvitto Satriyaji Pratama

"Saya ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf yang tulus atas tindakan saya di media sosial yang telah merugikan banyak pertama-tama saya ingin menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas berpulangnya almarhum. Kepergian almarhum merupakan bilangan yang sangat besar bagi banyak orang saya berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dengan penuh penyesalan saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan tidak pantas tidak berempati dan tidak menghormati suasana duka saya menyadari sepenuhnya bahwa tindakan tersebut bahwa telah menyakiti hati keluarga teman-teman almarhum serta banyak pihak lain saya bertanggung jawab penuh atas kesalahan saya ini dan menyatakan permohonan maaf sedalam dalamnya."

  • Anak Agung Ngurah Nanda Budiadnyana

"Saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi di sini saya ingin meminta maaf terutama kepada keluarga korban termasuk kak Timoti dan saya ingin meminta maaf juga kepada pihak yang merasa tersinggung juga pihak yang dirugikan oleh perbuatan saya di sini saya berkomitmen untuk membenahi diri saya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama saya siap menerima sanksi dari organisasi yang saya ikuti dan dari pihak fakultas di sini sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pada keluarga korban dan juga kepada mahasiswa sosiologi juga teman-teman almarhum."

  • Vito Simanungkalit 
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini