Saat perjalanan pulang, mereka berdebat mengenai pekerjaan di bar pantai. Ketika itu korban menyuruh tersangka untuk terus membantu Riyan di bar.
Tersangka menjawab agar korban berubah dan menghargai pekerjaan yang sudah ia lakukan.
Korban lantas berkata kasar dan mencaci maki tersangka dengan kata binatang dan membawa-bawa suku dan keturunan keluarga.
Setelah sampai di rumah tidak ada pembicaraan apa pun. Korban langsung ke dalam kamar sedangkan tersangka ke toilet.
Selanjutnya, tersangka duduk di depan rumah sambil merokok dan ngopi.
Di situ tersangka merasa sakit hati dan berencana menghabisi nyawa korban.
Tak berselang lama, tersangka langsung pergi kembali ke bar pantai untuk mengambil pisau pemotong kelapa.
Tersangka membawa pisau yang tersimpan di bawah bantal bagian belakang bar ke dalam jok sepeda motor dan selanjutnya kembali pulang.
Ketika nyawanya akan dihabisi pelaku. Endang belum tidur. Endang justru meminta Kamal memijat punggungnya.
Saat itulah, Kamal melihat ada kesempatan dan langsung menggorok leher Endang sebanyak empat kali sayatan searah.
(Tribunnews.com/Deni)(Tribun-Bali.com/Adrian Amurwonegoro)
Baca tanpa iklan