TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat pelayanan kesehatan gratis melalui program ‘Ngider Sehat’. Program yang digagas Dinas Kesehatan ini kembali dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pondok Jagung Timur, Jumat (17/10/2025), dan mendapat perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan.
Pilar ikut berkeliling bersama tim tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan berjalan efektif dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Saya bersama tim Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan Puskesmas Pondok Jagung sudah melaksanakan program Ngider Sehat, mengunjungi beberapa rumah warga untuk memeriksa kesehatan mereka secara gratis,” ujar Pilar dalam keterangan tertulis, Minggu (19/10/2025).
Program Ngider Sehat telah berjalan sejak tiga tahun lalu. Menurut Pilar, inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Jadi tim kesehatan juga semakin bersemangat terus,” imbuhnya.
Dalam kunjungannya, Pilar melihat langsung dokter, bidan, dan perawat memeriksa berbagai kelompok warga, mulai dari balita dan ibu hamil hingga pasien stroke dan warga yang menjalani rawat jalan.
“Alhamdulillah, dengan Ngider Sehat saya melihat secara langsung bahwa kondisi masyarakat yang sakit berangsur membaik,” ungkapnya.
Selain melayani pengobatan, Ngider Sehat juga berperan menekan angka stunting. Petugas melakukan pengecekan gizi, pemberian vitamin, dan distribusi makanan tambahan bagi balita dengan kondisi gizi kurang.
“Setiap hari teman-teman dari Dinas Kesehatan, ada dokter, bidan, dan perawat yang berkeliling menggunakan motor,” tambah Pilar.
Pemerintah Kota Tangsel juga terus memperluas cakupan pelayanan kesehatan, termasuk melalui BPJS Kesehatan gratis untuk 300 ribu warga, serta peningkatan fasilitas rumah sakit dan puskesmas.
“Siapa pun warga Tangsel yang ingin dicek kesehatannya bisa menghubungi puskesmas terdekat untuk dilayani secara gratis. Terutama bagi warga yang sulit datang langsung seperti ibu hamil atau pasien stroke,” ujar Pilar.
Ia pun mengapresiasi tenaga medis yang terus bekerja tanpa mengenal lelah. “Saya berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang luar biasa, bekerja setiap hari tanpa kenal panas atau hujan demi masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menjelaskan program Ngider Sehat menyasar rumah warga secara langsung dengan sistem rotasi di tiap kelurahan. "Setiap petugas melayani sekitar 20 keluarga per hari di setiap kelurahan. Targetnya bisa mencapai 1.080 kepala keluarga per hari,” jelas dr. Allin.
Dengan pendekatan jemput bola, Pemkot Tangsel berharap program Ngider Sehat semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Baca tanpa iklan