TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Jumlah korban tewas akibat meledaknya kapal MT Federal II di galangan kapal milik PT ASL Tanjunguncang, Batuaji Kota Batam bertambah menjadi 13 orang.
Dua korban terbaru yang meninggal adalah Edison Baktiar Napitupulu dan Imam.
Keduanya telah menjalani perawatan intensif di RS Mutiara Aini, Batuaji, Kota Batam, Kepri.
Edison meninggal Minggu (19/10/2025) malam sekira pukul 23.17 WIB, sementara Imam meninggal dunia Senin (20/10/2025) dinihari.
Baca juga: Roni Meninggal Setelah 2 Hari Dirawat, Korban Tewas Ledakan Kapal di Batam Kini 11 Orang
Korban berusia 36 tahun itu mengalami luka bakar di tubuhnya dengan presetase luka bakar hampir 86 persen.
Dalam penanganannya, Edison telah menjalani operasi dan menggunakan alat bantu ventilator.
Kemudian pada hari Senin (20/10/2025) dinihari sekira pukul 04.25 WIB, korban atas nama Imam, meninggal dunia di rumah sakit yang sama.
Imam juga sudah berjuang setidaknya 5 hari dari masa kritisnya di Ruang ICU RS Mutiara Aini.
Imam juga telah menjalani operasi di RS Mutiara Aini, dan menggunakan alat bantu ventilator saat penanganannya.
Sementara satu korban lainnya atas nama Midun saat ini masih menjalani perawatan dan berada di ruang ICU RS Mutiara Aini.
Manager Humas RS Mutiara Aini, Lia Ambarwati mengatakan ada 2 pasien lain yang mengalami luka berat kini sudah berada di ruang rawat inap biasa.
"Per tanggal 20 Oktober ada 2 pasien yang di ruang rawat biasa," ujar Lia, Senin (20/10/2025).
Berikut identitas 13 korban meninggal:
- Andi Haryono
- Anton (48 tahun)
- Chandra Pasaribu (36 tahun)
- Dhimas Saputra
- Frenki Protes Pane (41 tahun)
- Habibulloh Siregar
- Idris Sardi
- Krisman Simatupang (51 tahun)
- Maradong Tampubolon
- Ramadhani Risky Nasution (19 tahun)
- Roni Andreas Harefa
- Edison Baktiar Napitupulu
- Imam
Baca tanpa iklan