TRIBUNNEWS.COM - Sebuah bus pariwisata berwarna hijau menghantam pembatas jalan dan terguling di exit Tol Gandulan Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 08.25 WIB.
Bus bernopol DK 9296 AH mengangkut rombongan asal Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Mereka hendak berwisata ke Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Wisata tersebut berada di kaki Gunung Slamet dengan daya tarik pemandian air hangat serta air terjun.
Jarak antara titik berangkat ke lokasi kecelakaan sekitar 120 kilometer dan diperkirakan bus telah menempuh perjalanan sekitar dua jam.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dan 19 penumpang luka-luka.
Kondisi bus terguling dan hampir terbalik di bahu jalan.
Saat kejadian, cuaca cerah dan kondisi arus lalu lintas lancar.
Manager Teknik dan Operasi Pemalang Batang Toll Road (PBTR), Yulian Fundra Kurnianto, menerangkan bus melaju dengan kecepatan sekitar 70 kilometer.
Batas kecepatan kendaraan di tol antara 60 hingga 100 kilometer per jam.
Diduga bus mengalami permasalahan di pengereman saat berada di tikungan.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Kawasan Industri Cikarang Bekasi, Truk Seruduk Motor hingga Satu Orang Tewas
"Saat melewati tikungan kiri menanjak di jalur keluar tol Pemalang, kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan pada sistem pengereman."
"Sopir diduga tidak mampu mengendalikan laju bus, sehingga menabrak guardrail dan akhirnya terguling di area ROW (Right of Way) dengan posisi menghadap ke selatan," ungkapnya, dikutip dari TribunJateng.com.
Hasil penelusuran sementara, tak ada lubang serta kerusakan jalan yang mengakibatkan bus oleng.
"Secara teknis, kondisi jalan tidak bermasalah. Kecelakaan ini murni disebabkan oleh faktor kendaraan, yaitu bus mengalami rem blong," lanjutnya.
Baca tanpa iklan