News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gumpalan Hitam Melayang di Subang, Ini Kata Dedi Mulyadi, DLH dan BMKG

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEDI MULYADI - Gumpalan busa hitam melayang di langit Subang, memicu kekhawatiran warga dan penyelidikan DLH serta BMKG.

"Kondisi angin pada 27 Oktober itu berdasarkan alat pengamatan terdekat (AWS Sukamandi) angin bertiup dominan dari timur-selatan dengan kecepatan maksimum 26,1 kilometer per jam. Sementara itu pada 28 Oktober 2025, angin di wilayah Subang didominasi arah timur hingga selatan dengan kecepatan maksimum 13,3 km per jam," katanya.

Rahayu menegaskan, fenomena yang tampak berupa gumpalan hitam itu lebih mungkin berasal dari aktivitas di permukaan bumi.

Misalnya dari proses industri, reaksi kimia limbah, atau aktivitas manusia lainnya yang menyebabkan terbentuknya busa atau material ringan yang kemudian terangkat oleh angin. 

"Namun, untuk memastikan sumber serta kandungan materialnya, disarankan agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi terkait, seperti dinas Llingkungan hidup (DLH) atau BPBD setempat," ujarnya.

BMKG Jabar terus memantau kondisi cuaca dan atmosfer di wilayah Subang serta siap memberikan dukungan data, apabila diperlukan untuk kajian lebih lanjut oleh pihak berwenang. 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini