News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Modus Licin Komplotan WNA Cina Gasak Brankas Pabrik, Gondol Uang Nyaris Rp1 Miliar

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BULE CINA - Polisi menangkap empat warga negara asing asal Cina yang melakukan pencurian dengan spesialisasi pembobol brangkas di Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Klaten. Selama beraksi di Indonesia mereka mampu menggasak uang hingga miliaran rupiah, Senin, 3 November 2025. (IST)

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Kepolisian membongkar jaringan pencuri lintas negara yang beraksi layaknya tim profesional. 

Empat warga negara asing asal Cina ditangkap setelah terbukti menjadi komplotan spesialis pembobol brankas di sejumlah pabrik di Kota Semarang, Ungaran, dan Klaten.

Keempat pelaku masuk ke Indonesia secara legal menggunakan paspor resmi pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Namun di balik status kunjungan sah itu, mereka membawa misi kriminal yang terencana rapi.

Begitu tiba, para pelaku langsung bergerak ke Kota Semarang untuk melakukan survei lokasi—menyisir kawasan industri yang dianggap memiliki sistem keamanan longgar.

“Benar, kami tangkap empat WNA asal Cina yang terlibat dalam pembobolan brankas di beberapa lokasi pabrik,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, Kamis (6/11/2025).

Baca juga: Jumlah Orang Asing Masuk Jepang Akan Dibatasi, Target Utama Kemungkinan China  

Survei Empat Hari, Aksi Berantai Dimulai

Setelah empat hari memetakan target, komplotan ini melancarkan aksi pertamanya pada Rabu malam, 29 Oktober 2025, di sebuah pabrik kawasan Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Modus mereka terbilang lihai dan senyap. Tiga orang menyusup ke area pabrik dengan bantuan tali tambang, sementara satu orang berjaga di luar untuk memantau situasi dan memberi sinyal jika ada bahaya.

Begitu masuk, mereka langsung menuju ruang brankas dan menggasak uang perusahaan tanpa meninggalkan jejak berarti.

Tak berhenti di situ, pada malam berikutnya (30 Oktober 2025), kelompok ini kembali beraksi di kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW). Dengan pola serupa, mereka berhasil kembali membawa kabur uang dari dalam brankas pabrik lain.

Perpindahan Cepat dan Pola Terencana

Sukses dua kali di Semarang, para pelaku berpindah ke Ungaran, Kabupaten Semarang, yang dikenal memiliki banyak pabrik.

Di wilayah ini, mereka melakukan aksi tiga kali—dua kali sukses, satu kali gagal karena sistem keamanan perusahaan sempat aktif.

Tanpa menunggu lama, mereka bergeser ke Klaten, tepatnya di Prambanan, pada Minggu, 2 November 2025.

Di lokasi ini, komplotan ini berhasil menggondol uang hampir Rp1 miliar, kembali dengan metode yang sama: masuk diam-diam lewat tali, membongkar brankas dengan linggis dan obeng, lalu kabur menggunakan sepeda motor.

“Dari Semarang hingga Klaten, mereka selalu bergerak dengan motor untuk menghindari perhatian,” ungkap Andika.

Tertangkap Saat Istirahat di Tegal
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini