News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kronologi Perahu Arung Jeram Politeknik Negeri Indramayu Terbalik, 2 Mahasiswa Meninggal

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI ARUNG JERAM - Dahsyatnya arus deras Sungai Selabung di Kabupaten OKU Selatan menantang para penggila arung jeram untuk terjun, menaklukkan. Dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu meninggal saat arung jeram.

TRIBUNNEWS.COM - Kegiatan arung jeram yang dilakukan tujuh mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu, Jawa Barat berujung petaka, pada Sabtu (8/11/2025) siang.

Arung jeram adalah aktivitas mengarungi sungai berarus deras menggunakan perahu karet, yang memadukan unsur petualangan, olahraga, dan kerja tim.

Perahu karet yang dinaiki tujuh mahasiswa terbalik saat melintasi Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Indramayu.

Diduga arus sungai menjadi deras dan tak terkendali sehingga para mahasiswa terhempas dari perahu.

Sebanyak lima mahasiswa dapat menyelamatkan diri ke tepi sungai, sedangkan dua mahasiswa terbawa arus.

Warga langsung melapor ke kantor SAR Bandung untuk melakukan pencarian.

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, kedua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu ditemukan dalam keadaan meninggal.

Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) merupakan perguruan tinggi negeri vokasi yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, dan berfokus pada pendidikan berbasis industri.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menerangkan korban pertama yang ditemukan bernama Agung Septiadi (20) sedangkan korban kedua Lana Wiratno (21). 

"Jasad korban ditemukan sekira pukul 01.05 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal kejadian," ungkapnya, dikutip dari TribunJabar.id.

Kendala dalam proses evakuasi yakni arus sungai yang deras.

Baca juga: 5 Fakta Mahasiswa UIN Semarang Tenggelam saat KKN di Kendal, 6 Meninggal dan 9 Orang Selamat

“Namun semua tim tetap berupaya maksimal hingga kedua korban berhasil ditemukan,” tandasnya.

Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu.

"Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup," tuturnya.

Ia berterima kasih kepada para petugas yang bekerja keras mencari dan mengevakuasi korban.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini