News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prada Lucky Namo Meninggal

Hakim Ragukan Jawaban Saksi Perwira Piket saat Prada Lucky Dicambuk: Masa Tidak Tahu  

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SAKSI CAMBUK - Letda Luqman Hakim bersaksi dalam sidang lanjutan kasus kematian Prada Lucky Namo, Selasa (11/11/2025)

 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan menyebabkan kematian Prada Lucky Namo. Ia adalah Komandan Peleton (Danton) Letda Inf. Luqman Hakim.

Sidang lanjutan digelar di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (11/11/2025).

Dalam persidangan, Luqman dicecar pertanyaan beruntun oleh Hakim Ketua Mayor Chk Subiyatno.

Hakim Ketua merasa ada yang janggal dengan jawaban perwira berpangkat satu balok itu.

Letda Luqman mengaku tak mengenal dua orang yang masuk ke ruangan dan diduga melakukan penganiayaan.

Luqman juga melihat ada selang yang ia duga digunakan untuk mencambuk Prada Lucky dan Prada Richard.

Mayor Subiyatno menyebut,sebagai seorang perwira jaga harusnya Letda Luqman mengenal pasukannya.

Namun, Luqman beralasan ia baru bertugas di situ selama satu bulan.

“Saudara tidak kenal? Tidak logis itu. Saudara perwira jaga di situ, masa tidak tahu siapa yang ada di situ,” jelas Mayor Chk Subiyatno, dalam siaran langsung persidangan lewat YouTube KompasTV.

Kesaksian Luqman

Letda Inf. Luqman Hakim Oktavianto tercatat sebagai saksi ke-12 yang diperiksa dalam kasus kematian Prada Lucky Namo.

Baca juga: Kesaksian Letda Luqman Terkait Penyiksaan Prada Lucky, Dua Orang Bergantian Mencambuk

Mengutip Pos-Kupang.com, Luqman menceritakan kejadian yang terjadi pada 28 Juni 2025 sekitar pukul 23.00 WITA.

Ia mengatakan masuk ke ruang staf Intel karena mendengar adanya keributan di dalam ruangan tersebut.

“Malam hari sekitar pukul sebelas kami masuk ke dalam ruangan karena ada keramaian,” ungkapnya di persidangan.

Luqman menuturkan, ketika masuk ke dalam ruangan, ia tidak sendiri.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini