News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mengenal Pecel Semanggi Khas Surabaya, Hadir di Banaran Trail Run 2025

Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PECEL SEMANGGI SURABAYA - Kudapan khas Surabaya yang berisi daun semanggi, tauge, kangkung

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Suyati, pedagang pecel semanggi khas Surabaya mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang Banaran Trail Run 2025 yang digelar Minggu (2/11/2025), di kawasan Banaran, Semarang, Jawa Tengah.

Suyati bersama ribuan pedagang kecil lainnya mengaku langsung mendaftar ketika mengetahui ada even tersebut.

"Waktu tahu ada Banaran Expo, saya langsung daftar dan difasilitasi. Alhamdulillah, dagangan saya laris manis,” ujar Suyati dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Di ajang lari lintas alam itu, Suyati menghadirkan pecel semanggi pincuk.

Pecel semanggi racikan Suyati disajikan di atas pincuk daun pisang. Bahan utamanya daun semanggi dan kecambah, disiram bumbu kacang tanah yang dicampur ubi, gula merah, dan petis udang. Hidangan ini biasa disantap dengan kerupuk uli besar sebagai penyeimbang rasa pedas.

Baca juga: Pecel Kembang Hingga Iga Bakar Kluwek Jadi Menu Makan Siang Prabowo dan Presiden Brasil di Istana

Perempuan asal Ridjah Kulon, Surabaya, itu mengaku mendapat pinjaman lunak pertama dari PTPN I pada 2021 sebesar Rp10 juta.

“Bantuan itu saya kembangkan hingga usaha saya bisa berkelanjutan sampai sekarang,” katanya.

Selain pecel, Suyati juga menawarkan abon lele dan keripik usus dengan harga mulai Rp20 ribu.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyempatkan diri meninjau stan Suyati saat pembukaan Banaran Expo. Ia mengatakan pelaku UMKM seperti Suyati menjadi fokus utama PTPN I dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif.

“Kami berkomitmen mengembangkan usaha mikro dan kecil melalui program kemitraan. Pecel semanggi bu Suyati ini khas dan rasanya enak sekali,” kata Teddy.

Menurut Teddy, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan, pendampingan, dan dukungan pemasaran kepada mitra binaannya.

Program kemitraan itu, kata dia, merupakan bentuk nyata dalam pembangunan ekonomi dari desa dan pemberdayaan masyarakat.

“Program seperti yang dijalankan Ibu Suyati ini adalah contoh bagaimana BUMN bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan pemerataan kesejahteraan,” ujar Teddy Yunirman Danas.

Apa itu Pecel Semanggi?

Pecel Semanggi sudah sejak lama menjadi ikon Kota Surabaya. Layaknya pecel pada umumnya, pecel semanggi disajikan dengan daun pisang yang dipincuk. Dicampur dengan sayur lain, seperti toge, kangkung, dan bunga turi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini