TRIBUNNEWS.COM - Insiden tanah longsor terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (13/11/2025) petang.
Longsor adalah peristiwa geologi berupa pergerakan massa tanah, batuan, atau campuran keduanya yang meluncur menuruni lereng akibat terganggunya kestabilan tanah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut longsor sebagai jenis gerakan massa tanah/batuan yang terjadi ketika lereng kehilangan kestabilannya.
Baca juga: Warga Cerita Detik-detik Longsor di Cilacap, 21 Orang Hilang: Dengar Suara Keras, Kondisi Gelap
Berikut ini Empat Fakta Longsor di Cibeunying Cilacap
Kronologi
Kalakhar BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan warga mendengar suara gemuruh dari arah tebing dan tak lama kemudian longsor.
“Peristiwa itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 19.30 WIB,” kata dia.
Longsor Terjadi di Dua Dusun
Menurut dia, tanah longsor terjadi di dua dusun di Desa Cibeunying.
"Di Dusun Tarukahan ada delapan rumah yang tertimbun longsor. Termasuk juga di Dusun Cibuyut. Totalnya ada 16 rumah," ujarnya.
Data Longsor di Cibeunying
Berikut data update longsor di dua dusun tersebut.
Dusun Tarukahan
Ada delapan rumah tertimbun longsor, tepatnya di RT 06 RW 03.
Korban selamat: 15 orang
Meninggal dunia: 2 orang
Dalam pencarian: 7 orang.
Total ada 24 korban.
Dusun Cibuyut
Baca tanpa iklan