TRIBUNNEWS.COM - Setelah terjadi di Cilacap, kini bencana longsor menimpa Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Minggu (16/11/2025).
Adapun bencana tersebut tepatnya terjadi di Dusun Situkung, Desa/Kecamatan Pandanarum.
Akibatnya, satu warga bernama Klewih (50) meninggal dunia.Dikutip dari Tribun Jateng, jasad Klewih ditemukan satu kilometer dari titik lokasi awal longsor.
Selain itu, turut dilaporkan adanya dua korban luka-luka dan kini telah menjalani perawatan di Puskesmas Pandanarum.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara, Raib Sekhudin, menuturkan masih ada korban yang terjebak dan dalam proses evakuasi.
"Masih ada dua orang yang terjebak, dalam proses evakuasi," katanya.
Di sisi lain, bencana longsor ini mengakibatkan 20 rumah warga tertimbun. Lalu, total ada 480 jiwa atau 180 keluarga yang harus mengungsi.
"Mayoritas (warga) berada di kantor kecamatan dan sebagian lainnya masih berada di area kebun dan sedang dalam proses evakuasi," ujarnya.
Pasca longsor, Dusun Situkung dalam kondisi kondusif.
Baca juga: Jerit Tangis Warga saat Longsor Terjang Banjarnegara, 20 Rumah Tertimbun, 5 Orang Jadi Korban
Bencana longsor yang terjadi ini berawal dari lebatnya hujan pada Minggu siang hingga sore hari.
Akibatnya, tebing yang berada di hutan pinus langsung mengalami longsor dan menimpa empat wilayah RT di Dusun Situkung.
Update Longsor Cilacap: 13 Korban Tewas, 10 Masih Hilang
Sementara, bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) mengakibatkan 13 orang tewas.
Adapun data ini berdasarkan laporan dari Tim SAR Cilacap per Minggu (16/11/2025).
Namun, masih ada 10 orang yang belum berhasil ditemukan.
Pencarian pada Minggu kemarin pun dihentikan pada pukul 16.00 WIB dengan hasil penemuan dua jenazah dan dua bagian tubuh atau body part.
Baca tanpa iklan