News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nasib Miris Kiper Muda Bandung yang Diduga Jadi Korban TPPO di Kamboja

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TUNJUKKAN FOTO - Imas Siti Rohanah (52) warga Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung sedang memegang foto cucunya Riski Nur Fadhilah (18). Fadhil diduga ditipu oleh seseorang yang mengaku menjadi manajer klub profesional asal Medan dan kini sedang kerja paksa di Kamboja.

"Pamannya punya usaha cokelat, jadi dia sering bantu-bantu di sana. Selain itu, dia latihan bola. Sehari-harinya seperti anak-anak lain," ucapnya.

Imas mengungkapkan bahwa keluarga sangat khawatir dengan kondisi Fadhil.

Ia menyebut, cucunya sering mendapatkan perlakuan buruk di Kamboja.

Bahkan jika tidak menyelesaikan pekerjaannya sebagai penipu atau scammer di platform percintaan dengan baik, Fadhil mendapatkan hukuman hingga kekerasan fisik.

"Dia sering disiksa. Disiksanya seperti disuruh push-up ratusan kali, disuruh membawa galon ke lantai sepuluh. Padahal anak sekecil itu jelas tidak terbiasa kerja seperti itu," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada pemerintah daerah ataupun pihak-pihak terkait bisa memberikan respons yang cepat untuk memulangkan cucunya dari Kamboja.

"Kami berharap cucu kami bisa cepat dipulangkan dalam keadaan sehat. Kami minta semua pihak terkait, terutama pemerintah, membantu memulangkannya secepat mungkin," ucapnya.

Kronologi Keberangkatan

Awalnya, Fadhil diyakinkan untuk menerima tawaran kontrak sebagai pemain sepak bola di sebuah SSB di Medan.

Kontrak tersebut dijanjikan berlaku selama satu tahun.

Berdasarkan informasi yang disampaikan pelapor, Fadhil lantas berangkat dari Dayeuhkolot menuju Jakarta pada tanggal 26 Oktober 2025.

Ia meyakini perjalanan itu adalah langkah awal yang akan membawanya ke Medan untuk memulai karier sepak bolanya.

Akan tetapi, setibanya di Jakarta, Fadhil tidak langsung dibawa ke Medan. Perjalanannya justru berubah arah.

Tiga hari kemudian, pada tanggal 29 Oktober 2025, Rizki memberi kabar mengejutkan kepada keluarganya bahwa ia sudah berada di Kamboja.

(Tribunnews.com/Deni)(TribunJabar.id/Adi Ramadhan Pratama)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini