News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berita Viral

Ramai-ramai Warga Mundur Jadi Penerima Bansos usai Dilabeli Keluarga Miskin, Ada Mulyono di Bogor

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENERIMA BANSOS - Petugas menempelkan stiker keluarga miskin penerima bansos salah satu rumah warga di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor. Petugas menemukan warga yang punya rumah besar dan mobil masih terdaftar sebagai penerima manfaat. Selain Bogor, ada Bengkulu dan Jawa Tengah yang warganya ramai-ramai mundur jadi penerima bansos.

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa waktu belakangan, ramai-ramai warga mundur jadi penerima bantuan sosial (bansos).

Mereka mundur menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos setelah rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.

Peristiwa itu terjadi di sejumlah daerah, di antaranya Bengkulu, Jawa Tengah, dan terbaru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, tidak mempermasalahkan penerima bansos yang mengundurkan diri akibat rumahnya ditempeli keluarga miskin.

Ia menjelaskan, penempelan stiker itu merupakan inisiatif pemerintah daerah, bukan pusat.

Gus Ipul menilai, kebijakan itu membawa dampak positif karena membantu pemerintah memastikan ketepatan sasaran penyaluran bansos.

Selain itu, juga mendorong tumbuhnya kesadaran publik terhadap pentingnya data penerima bantuan yang lebih akurat.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, berikut sejumlah daerah yang warganya mundur dari penerima bansos:

Bengkulu

Warga di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, ramai-ramai mundur dari KPM bansos.

Langkah itu diambil ratusan warga setelah Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang menggelar pemasangan stiker keluarga miskin di rumah warga penerima bansos.

Baca juga: Alasan Rumah Penerima Bansos di Bengkulu Dipasang Stiker Keluarga Miskin, DPRD Minta Sosialisasi

Stiker itu dipasang di rumah penerima bansos yang dinilai layak, memiliki kendaraan mobil atau motor mahal.

Program pemasangan stiker itu dilakukan sejak Senin (20/10/2025) dan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapahiang, Helmi Johan.

Satu di antara rumah warga penerima manfaat bansos di Kelurahan Padang Lekat, huniannya tampak besar dan terdapat garasi.

Di dalam garasi itu terparkir sebuah mobil berwarna hitam.

Kepada pemilik rumah, Helmi mengatakan, pihaknya akan menempel stiker keluarga miskin di depan rumah.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini