News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

3 Kasus Pelecehan Mahasiswi, di UNS Solo Korban Dijebak saat Bermain Truth or Dare

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI PELECEHAN - Tahun 2025 sejumlah kampus diguncang kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Mahasiswa dan lembaga hukum mendesak penanganan tegas serta perlindungan nyata bagi korban.

Ketua Satgas PPKS UNS, Ismi Dwi Astuti, menyatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kami tidak menetapkan jumlahnya. Mengacu pada regulasi, yang akan dimintai keterangan adalah pelapor, terduga korban, para saksi dan terlapor." 

"Pelapor tidak selalu korban. Kami belum bisa menyampaikannya disini," ungkapnya, dikutip dari TribunSolo.com.

2. Pelecehan Mahasiswi Palembang

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti, M Novel Suwa, menyatakan kasus pelecehan yang dialami mahasiswi UMP berinisial S masuk tahap penyidikan.

Korban mengalami pelecehan saat KKN di Desa Seri Kembang 1, Ogan Ilir, Sumatra Selatan pada Juli 2025.

Baca juga: Kecam Tindakan Gus Elham, PBNU Ingatkan Bahaya Pelecehan Berkedok Dakwah

"Kami mengapresiasi kinerja penyidik Polres Ogan Ilir yang telah bekerja secara profesional dalam menangani kasus klien kami."

"Penyidik sudah mengumpulkan bukti, keterangan, serta memeriksa saksi-saksi sehingga perkara ini menjadi terang benderang," ungkapnya.

Korban mengalami pelecehan saat KKN di Desa Seri Kembang 1, Ogan Ilir, Sumatra Selatan pada Juli 2025.

Ia berharap segera ada penetapan tersangka dan penahanan sesuai Pasal 289 KUHP.

3. Oknum Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswi Unsoed

Pada Senin (28/7/2025) mahasiswa FISIP Unsoed menggelar aksi menuntut penanganan tegas terhadap kasus dugaan kekerasan seksual.

Pihak kampus diminta memecat oknum dosen pelaku pelecehan.

Baca juga: Menteri PPPA: Perempuan Korban Pelecehan di Masjid di Lampung Jalani Pemulihan Psikologis

Mahasiswa menilai Satgas PPKS belum maksimal dan proses kampus terkesan lamban.

Salah satu peserta aksi, Asti, menyatakan korban lebih dari satu dan pelaku sering mengeluarkan candaan mengarah ke pelecehan.

"Di kasus ini ada relasi kuasa antara dosen dan mahasiswi. Saat kami melapor, kami takut kampus tidak melindungi, malah menjustifikasi kami." 

"Kami dengar dugaannya tidak hanya satu korban, tapi ada tiga," katanya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Mahasiswi UNS Solo Diduga Jadi Korban Pelecehan, Laporan Masuk per 1 Desember, Terlapor Diperiksa

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunSolo.com/Andreas)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini