TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Terjadi kontak senjata di Pulau Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (14/12/2025) dini hari.
Bak film action, Polisi bersama petugas penegakan hukum (Gakkum) Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) akhirnya berhasil membekuk tiga pemburu liar di Pulau Komodo.
Penangkapan ini turut diwarnai aksi kejar-kejaran antara perahu komplotan pemburu liar dengan speedboat rombongan polisi.
Pemburu liar itu diamankan karena diduga melakukan perburuan rusa (satwa yang dilindungi) dengan menggunakan senjata api di dalam kawasan habitat Komodo.
Para pelaku berhasil memburu satu ekor rusa, lalu dibawa menggunakan perahu kayu. Rusa yang dibawa sudah dalam keadaan mati.
Ketiga terduga pelaku yang ditangkap berinisial Y (36), A (37), dan A (35). Para terduga pelaku berasal dari Lambu, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca juga: Gara-gara Sampah Rusa-rusa TWA Pangandaran Cari Makan sampai Wilayah Wisata Pantai
"Benar, ada tiga orang yang diamankan. Mereka ditangkap tim patroli gabungan usai melakukan perburuan rusa di Pulau Komodo," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., Selasa (16/12/2025).
Para terduga pelaku tertangkap dalam patroli gabungan yang digelar Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri dan Gakkum BTNK.
Kronologi Penangkapan, Kontak Senjata dan Kejar-kejaran
Kapolres Christian menjelaskan, patroli gabungan ini dilaksanakan berdasarkan permintaan resmi dari BTNK, menyusul informasi adanya aktivitas perburuan liar di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo (TNK).
"Kami mendapatkan informasi, bahwa adanya perburuan rusa oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab di dalam kawasan TNK," jelasnya.
Ia menuturkan, setelah menerima informasi terkait perburuan rusa pada Sabtu (13/12), tim gabungan Polisi dan petugas Gakkum BTNK, bergerak ke lokasi target pada malam hari.
Kemudian, pada Minggu (14/12/2025) dini hari, sekira pukul 02.00 Wita, tim gabungan menemukan sebuah perahu yang sesuai dengan ciri-ciri target.
"Berdasarkan informasi dari masyarakat, tim gabungan langsung dikirim untuk menggelar operasi. Sampai akhirnya petugas berhasil menangkap para pemburu liar ini," tutur Mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri itu.
Baca juga: Kapal Wisata Berpenumpang 16 Orang Terbakar di Perairan Taman Nasional Komodo
Baca tanpa iklan