TRIBUNNEWS.COM, AGAM - Abdul Gani korban galodo atau banjir bandang di Nagari Salareh Aia Timur, Kabupaten Agam Sumbar kini sedikit lega.
Luka mendalam sang istri hanyut belum ditemukan, rumah dan gerobak usahanya ikut terbawa arus banjir bandang pada Kamis (27/11/2025) silam sudah disampaikan langsung ke Presiden Prabowo Subianto.
Momen curhat Abdul Gani dengan Presiden Prabowo ini terjadi saat orang nomor satu di Indonesia itu mengunjungi korban banji bandang di Sekolah Dasar (SD) Negeri 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam pada Kamis (18/12/2025).
Curhatan Abdul Gani ke Presiden Prabowo
Kedatangan Presiden Prabowo ke Nagari Salareh Aia Timur membuat Abdul Gani merasa senang dan memenuhi keinginannya.
Dimana Presiden Prabowo sampai di Sumatera Barat pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.
Ia mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, menggunakan pesawat kepresidenan.
Baca juga: Kunjungi Pengungsi di Agam, Prabowo: Kita Memikirkan Tiap Hari Bagaimana Memperbaiki Keadaan
Setelah mendarat dan bermalam di Sumbar, Presiden melakukan kunjungan ke daerah terdampak bencana pada Kamis (18/12/2025) pagi.
Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya, terkait bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumbar.
Pada Senin (1/12/2025) silam, Presiden Prabowo mengunjungi korban bencana di Jorong Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
“Sangat senang, sudah bisa bertemu Presiden Prabowo dan bersalaman serta melihat korban bencana di sini,” ungkap Abdul Gani saat memberikan keterangan selepas Prabowo meninggalkan Nagari Salareh Aia Timur pukul 09.58 WIB.
Pesan Prabowo ke Abdul Gani: Bersabar
Keinginan Abdul Gani bertemu langsung akhirnya tersampaikan.
Tak hanya bertemu dan bersalaman, bahkan Abdul Gani sempat menceritakan mengenai istrinya yang belum ditemukan hingga sekarang.
Bahkan Abdul Gani sempat mencari istrinya di lokasi bencana menggunakan selembar foto.
Baca tanpa iklan