TRIBUNNEWS.COM, MUNA - RA (43), warga di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meninggal dunia saat berupaya melerai perkelahian antara kedua anak kandungnya, Jumat (26/12/2025).
Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Sadisnya Pembunuhan Mama Muda oleh Prada Y: Dibunuh saat Hamil, Ada Luka Bakar, Jasad Dimakan Biawak
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Muna, Iptu Jufri, peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 Wita.
Saat itu RA yang baru tiba di rumah mendapati kedua anak laki-lakinya sedang terlibat perkelahian sengit.
Korban berupaya melerai pertikaian tersebut.
Namun diduga karena kelelahan atau tekanan fisik saat memisahkan kedua anaknya, RA terjatuh ke tanah.
Saksi mata mengatakan dari mulut korban sempat keluar busa.
"Saksi di lokasi menyebutkan korban sempat mengeluarkan busa dari mulutnya sesaat setelah terjatuh. Keluarga segera melarikan korban ke RSUD dr. H. LM. Baharuddin, M.Kes di Raha," jelas Iptu Jufri dikonfirmasi jurnalis TribunnewsSultra.com.
Namun pihak medis menyatakan RA telah meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Video Viral
Sebelumnya beredar video amatir di media sosial yang merekam insiden di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (26/12/2025).
Jarak Kelurahan Wapunto ke Raha, ibu kota Kabupaten Muna sekira 4,3 kilometer atau km, waktu tempuh 8 menit berkendara motor atau mobil.
Video tersebut memperlihatkan seorang pria berlari histeris ke arah ambulans.
Ia dipeluk sejumlah orang yang juga berada di lokasi kejadian.
Belakangan diketahui, pria tersebut menangisi ayahnya yang telah meninggal dunia.
Baca tanpa iklan