TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, kembali bermasalah dengan persoalan mobil.
Kali ini tampaknya dia difitnah bahwa mobilnya terbakar.
Mobil dimaksud adalam mobil listrik mewah Hyundai Ioniq 5N yang ludes terbakar pada Rabu (7/1/2026) pagi di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Padang Bulan, Kota Medan.
Bobby langsung membantah spekulasi yang beredar di media sosial itu.
Orang nomor satu di Sumatera Utara ini meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan verifikasi data kepemilikan secara terbuka melalui identitas kendaraan yang ada.
Menantu mantan Presiden Jokowi ini mempersilakan publik maupun awak media untuk menelusuri nomor polisi atau plat kendaraan tersebut guna membuktikan kebenaran kepemilikannya.
"Bukan (mobil Hyundai Ioniq 5N yang terbakar) dicek saja, itukan terbuka. Enggak ada ditutup-tutupin platnya apa silakan di cek saja. Dicek aja, itu plat mobilnya ada ada semua silakan di cek aja," jelas Bobby Nasution usai menghadiri sebuah kegiatan di Kantor Gubernur Sumut pada Kamis (8/1/2026) malam.
Postingan Dihapus
Grup Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan sempat merilis informasi mengenai kebakaran Hyundai Ioniq 5N tersebut, namun unggahan itu dihapus tidak lama kemudian.
Plt Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau mengakui keterlibatan personelnya dalam pemadaman selama 30 menit namun ia menegaskan tidak memiliki data mengenai sosok pemilik kendaraan mewah tersebut.
"Ada dua unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan. Dan mobil listrik tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit. Berdasarkan laporan anggota, yang terbakar mobil listrik," tambahnya menegaskan jenis objek yang terbakar namun tetap menutup rapat identitas pemiliknya.
Kejadian Sebelumnya
Saat mencalonkan gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024 lalu, mobil Bobby Nasution dilempari batu oleh sekelompok orang usai mengikuti debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2024 pada Rabu (6/11/2024) malam.
Saat itu, mobil hitam yang ditumpangi Bobby tampak meninggalkan lokasi debat kedua Pilgub Sumut yakni di Hotel Santika Medan dan dikawal oleh mobil patwal polisi.
Di depan mobil Bobby terlihat mobil patwal polisi, sedangkan belakang Bobby terdapat mobil lainnya.
Namun saat hendak membelok dari Jalan Pengadilan ke Jalan Kapten Maulana Lubis, mobil warna hitam yang ditumpangi Bobby itu diduga dilempar oleh sekelompok orang.
Saat peristiwa terjadi, banyak orang berkerumunan di sekitar lokasi kejadian, diduga merupakan pendukung dari masing-masing pasangan calon, baik Bobby-Surya maupun Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.
Baca tanpa iklan