TRIBUNNEWS.COM - Kasus hilangnya pendaki di gunung-gunung Indonesia kembali menjadi perhatian nasional, menyusul pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang yang hingga kini belum ditemukan di Gunung Slamet, Jawa Tengah, setelah dua pekan operasi penyelamatan berlangsung.
Di tengah keterbatasan medan dan cuaca, perhatian publik turut tertuju pada keterlibatan Rival Altaf, bocah asal Cilacap yang dikenal luas sebagai “anak indigo” setelah sebelumnya viral disebut membantu tim SAR menemukan korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara pada November 2025.
Pada Sabtu (10/1/2026), Rival tiba di basecamp jalur Dipajaya Gunung Slamet dan ikut terlibat dalam upaya pencarian Syafiq.
Informasi yang dibagikan akun komunitas pendaki @jejakpendaki menyebutkan Rival bersama delapan personel relawan bergerak menuju Pos 5 sekitar pukul 16.30 WIB untuk melanjutkan pencarian.
Hingga Minggu (11/1/2026), proses pencarian telah memasuki hari ke-14.
Operasi SAR resmi oleh Basarnas sebenarnya telah ditutup sejak 7 Januari 2026, namun pemantauan dan penyisiran masih dilakukan secara bergilir oleh relawan dan komunitas pendaki karena korban belum ditemukan.
Syafiq sebelumnya mendaki bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025).
Keduanya dilaporkan tak kunjung turun, hingga Tim SAR melakukan pencarian pada Minggu (28/12/2025).
Himawan akhirnya ditemukan di Pos 5 dan dievakuasi dalam kondisi selamat pada Senin (29/12/2025), sementara Syafiq dinyatakan hilang.
Kehadiran Rival Altaf dalam operasi ini kembali memicu perdebatan publik di tingkat nasional tentang penggunaan klaim kemampuan supranatural dalam situasi darurat dan bencana.
Rival dikenal publik setelah sejumlah media melaporkan dirinya membantu menunjuk titik lokasi korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, yang dinilai mempercepat proses evakuasi di tengah keterbatasan alat dan cuaca ekstrem.
Baca juga: Setelah Pendaki Gunung Merapi, Kini Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Dunia Tersambar Petir
Dalam beberapa video yang beredar luas di media sosial, Rival mengklaim memiliki “indra keenam” yang membuatnya dapat merasakan keberadaan korban.
Klaim tersebut membuat namanya dikenal secara nasional dan viral di platform seperti TikTok dan Instagram, sekaligus memunculkan kekhawatiran dari sebagian kalangan tentang potensi disinformasi dan risiko keselamatan bila klaim non-ilmiah memengaruhi keputusan di lapangan.
Kasus di Gunung Slamet ini sekaligus menambah daftar panjang pendaki yang dilaporkan hilang atau meninggal di gunung-gunung Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, di tengah meningkatnya aktivitas pendakian dan tantangan cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.
Relawan Silih Berganti
Pemantauan terus dilakukan oleh berbagai elemen relawan setelah operasi pencarian dan pertolongan atau search and rescue terhadap survivor atas nama Syafiq resmi ditutup pada Rabu (7/1/2026).
Baca tanpa iklan