News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Usai Dua Raja Bertemu Gibran, Kubu Pakubuwono XIV Hangabehi Ganti Gembok Keraton Solo

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERATON SOLO - Aksi saling mengganti gembok Keraton Solo kembali terjadi, terbaru Kubu Pakubuwono XIV Hangabehi melakukan penggantian gembok, Jumat (16/1/2026) sore. Aksi itu dilakukan setelah dua raja Keraton Solo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

TRIBUNNEWS.COM - Konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat atau Keraton Solo kembali memanas.

Konflik internal yang terus berulang di Keraton Solo bukan lagi sekadar persoalan keluarga bangsawan atau adat lokal.

Dinamika perselisihan yang melibatkan dualisme kepemimpinan telah berkembang menjadi isu nasional, karena menyangkut pengelolaan warisan budaya, legitimasi lembaga adat, serta peran negara dalam menjaga stabilitas simbol-simbol sejarah bangsa.

Kali ini drama pergantian gembok di sejumlah pintu Keraton Solo kembali terjadi.

Peristiwa ini terjadi tak lama setelah dua raja keraton Solo, Pakubuwono XIV Purbaya dan Pakubuwono XIV Hangabehi bertemu dengan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, Jumat (16/1/2026).

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi mengatakan, pihaknya bersama Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan melakukan penggantian gembok di sejumlah titik di kawasan Keraton.

“LDA bersama keluarga besar sentono termasuk dengan PA (Panembahan Agung),” kata KPH Eddy, dilansir TribunSolo.com.

Sebelumnya, sejumlah utusan dari kubu Pakubuwono XIV Purbaya diketahui menggerinda gembok secara paksa dan menggantinya dengan gembok baru.

Kini, LDA yang menudukung Pakubowono XIV Hangabehi melakukan tindakan serupa dengan kembali mengganti gembok tersebut.

Menurut KPH Eddy, selama akses kawasan Keraton dikuasai oleh pihak Sinuhun Purbaya, dampaknya justru merugikan masyarakat dan menganggu program konservasi.

Disebutkannya, selama ini Museum Karton juga ditutup untuk publik.

Baca juga: Dampak Dualisme di Keraton Solo, Dana Hibah Belum Cair, Pemerintah Tunggu Kepastian Penerus Tahta

“Digembok-gembok paksa merugikan masyarakat juga mengganggu program konservasi,” tuturnya.

Pakubowono XIV Purbaya Ganti Kunci Keraton

Sebelumnya, Pakubowono XIV Purbaya melakukan penggantian sekira 10 kunci pintu Keraton Solo, Sabtu (13/12/2025) lalu.

Bahkan, peristiwa itu sempat diwarnai adu mulut antara kedua kubu yang sedang berselisih mengenai penerus tahta.

Saat sejumlah orang utusan Pakubuwono XIV Purbaya datang ke Pintu Kori Kamandungan, cucu Pakubuwono XII, BRM Rangsang Kusumo berusaha merekam peristiwa tersebut.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini