TRIBUNNEWS.COM, TEBING TINGGI – Tragedi maut terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu petang (21/1/2026). Mobil Toyota Avanza berisi satu keluarga tertabrak Kereta Api Sribilah Utama dan terseret hingga 300 meter. Sembilan penumpang meninggal dunia.
Bagaimana mobil Avanza itu bisa berada di jalur kereta hingga terseret ratusan meter?
Kronologi Kejadian
Plt. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan masinis KA Sribilah Utama sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali sebelum melintas.
Namun, pengemudi Avanza diduga tidak memperhatikan peringatan tersebut.
“Minibus tiba-tiba muncul dari arah samping melintas di perlintasan tanpa palang pintu tanpa sempat berhenti, diduga sopir tidak sempat menengok ke kanan dan kiri,” ujar Anwar, Kamis (22/1/2026).
Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, menambahkan mobil sempat terseret sejauh 300 meter.
“Tindakan awal kami meliputi mengevakuasi korban, membawa ke rumah sakit, serta mensterilkan lokasi kejadian,” kata Firman.
Identitas Korban
Delapan penumpang tewas di lokasi, satu meninggal di rumah sakit.
Jenazah diserahkan ke keluarga di Medan dan Deli Serdang.
Berikut identitas 9 korban:
- Abdul Kadir Al Jaelani (42), pengemudi, warga Pasar IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan
- Rizal (59), warga Jalan Mutiara, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang
- Daratul Laila (50), warga Jalan Satria Ujung, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang
- Risnawati (57), warga Jalan Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang
- Muhammad Hafiz (6), warga Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang
- Muhammad Rafkha Attaqih (2), warga Jalan Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan
- Asrah (80), warga Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang
- Sri Devi (41), warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan
- Zaitun (50), warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan
Baca juga: Ratusan Tim SAR dan Anjing K-9 Belanda Kepung Bulusaraung, Korban Pesawat ATR Mulai Teridentifikasi
Duka Satu Keluarga di Deli Serang
Isak tangis pecah di rumah duka satu keluarga di Jalan Purwo, Gang Arjuna, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Kamis siang (22/1/2026).
Keluarga dan kerabat saling berpelukan, berusaha menguatkan diri atas tragedi yang menewaskan sembilan orang sekaligus.
Puluhan warga datang silih berganti, menambah suasana haru.
Lokasi Rawan Kecelakaan
Perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Sektor V Jalan Abdul Hamid, Tebing Tinggi, dikenal rawan.
Jalan menikung, jarak pandang terbatas, minim penerangan, dan kereta melaju kencang membuat pengendara sering tidak menyadari ada kereta melintas.
Baca tanpa iklan